TP PKK Provinsi Banten Gelar Penilaian 10 Program Pokok PKK di Desa Cangkudu Balaraja

TANGERANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggelar penilaian pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Banten di Lapangan Perumahan Bukit Gading, RT 01 RW 05, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya optimalisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Camat Balaraja, Willy Patria, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dengan TP PKK mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dalam merealisasikan berbagai program prioritas, seperti percepatan penurunan angka stunting dan pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Willy Patria saat mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten.

Ia juga mendorong seluruh kader PKK agar terus konsisten mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Kader PKK harus menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat agar tercipta keluarga yang sehat, cerdas, berdaya, dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Banten, Ny. Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa penguatan 10 Program Pokok PKK merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Penguatan program PKK bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Terpadu berarti setiap program saling mendukung dan menguatkan. Sedangkan berkelanjutan berarti dilaksanakan secara konsisten, terencana, serta mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas hidup keluarga Indonesia,” jelasnya.

Melalui kegiatan penilaian tersebut, diharapkan seluruh kader PKK semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *