Pemkab Asmat Hadiri Temu Karya Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Bangun Kampung dan Dukung Koperasi Merah Putih

KONAWE – Pemerintah Kabupaten Asmat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional berbasis desa atau kampung dengan menghadiri Temu Karya Nasional Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran delegasi Pemkab Asmat merupakan tindak lanjut arahan Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, ST., M.Si., Wakil Bupati Asmat Yoel Manggaprouw, S.Th., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat Absalom Amiyaram, S.Sos., M.Si., yang menegaskan dukungan terhadap visi pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai fondasi utama pembangunan.

Diwakili Asisten I Setda Asmat

Dalam forum berskala nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Asmat diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Asmat, Muhammad Ikbal, S.P., M.Si. Ia didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMPK) Kabupaten Asmat, Robertus Kirwelakubun, S.Pd., M.Pd.

Kehadiran kedua pejabat tersebut menjadi bentuk keseriusan Pemkab Asmat dalam menyerap berbagai arah kebijakan strategis nasional untuk memperkuat tata kelola pemerintahan kampung.

Dukung Program Koperasi Merah Putih

Temu Karya Nasional 2026 dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan harus dimulai dari desa.

Menanggapi hal itu, Muhammad Ikbal mengatakan Kabupaten Asmat siap menyelaraskan program daerah dengan visi pemerintah pusat, termasuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.

Menurutnya, Bupati Thomas Eppe Safanpo, Wakil Bupati Yoel Manggaprouw, serta Sekda Absalom Amiyaram memberikan perhatian besar terhadap program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.

“Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Asmat menaruh perhatian besar pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunal, seperti Koperasi Merah Putih. Semangat yang digaungkan dalam forum ini, khususnya mengenai pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, serta penguatan ekonomi dari bawah, merupakan komitmen yang juga tengah kami perjuangkan secara konsisten di Kabupaten Asmat,” ujar Muhammad Ikbal di sela kegiatan.

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Kampung

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Kampung DPMPK Kabupaten Asmat, Robertus Kirwelakubun, mengatakan hasil dan substansi teknis yang diperoleh dalam Temu Karya Nasional akan diadaptasikan dalam pembinaan aparatur kampung di Kabupaten Asmat.

Menurutnya, tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar dana kampung dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk dalam membuka lapangan pekerjaan dan menekan angka kemiskinan.

Pembangunan Nasional Berawal dari Desa

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa pembangunan nasional yang berkelanjutan harus dimulai dari desa.

“Semua berawal dari desa. Karena itu pembangunan harus merata, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Pembukaan lapangan kerja juga harus dimulai dari desa sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sultra Kembangkan Ratusan Koperasi Merah Putih

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, yang membacakan sambutan Gubernur Sultra, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tengah mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di berbagai desa dan kelurahan.

Dari target yang direncanakan, sebanyak 771 unit koperasi saat ini dalam tahap pengembangan, sedangkan 75 unit lainnya telah rampung dan siap beroperasi.

Program tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi desa yang tersebar di 2.273 desa dan kelurahan di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bawa Pulang Inovasi untuk Kampung di Asmat

Melalui keikutsertaan dalam Temu Karya Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Asmat berharap berbagai inovasi dan kebijakan strategis yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkuat kampung-kampung di Asmat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Thomas Eppe Safanpo dan Wakil Bupati Yoel Manggaprouw, Pemkab Asmat berkomitmen mewujudkan kampung yang kuat, mandiri, maju, dan sejahtera melalui tata kelola pemerintahan yang baik serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis kampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *