Kirab Budaya Cap Go Meh 2577 di Karawang Berlangsung Meriah, Simbol Kerukunan dan Toleransi

KARAWANG — Kabupaten Karawang kembali menunjukkan pesona keberagaman melalui perayaan Cap Go Meh (Kirab Budaya) 2577/2026 yang berlangsung meriah dan kondusif. Acara yang dipusatkan di Vihara Dharma Prasada Mahametta ini sukses menyedot perhatian warga yang memadati sepanjang rute kirab, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan dimulai tepat pukul 11.03 WIB di Bio ‘Kwan Tee Koen’ (Vihara Dharma Persada), Jalan Ir. H. Juanda, Nagasari, Karawang Barat. Kirab diawali dengan sembahyang bersama sebagai wujud rasa syukur, dilanjutkan dengan tradisi Gotong Toa Pe Kong yang menjadi inti dari perayaan ini.

Arak-arakan Budaya Lintasi Jantung Kota

Kirab budaya tahun ini menampilkan iring-iringan yang memukau, terdiri dari:

  • 5 Joli (tandu dewa) yang dihias megah.

  • 1 Kendaraan Ruwat Bumi sebagai simbol pembersihan dan kesejahteraan.

  • Pertunjukan Liong & Barongsai yang atraktif sepanjang perjalanan.

Adapun rute kirab melintasi jalan-jalan protokol Karawang, mulai dari Vihara Dharma Prasada – Jl. Ir. H. Juanda – area RM Dukuh – Pertigaan Stasiun Karawang – Jl. Niaga – Jl. Tuparev, dan berakhir kembali di titik awal.

Pengamanan Maksimal Polres Karawang

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk pengamanan maksimal di titik-titik rawan kemacetan dan pusat keramaian.

“Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan maupun yang menyaksikan, serta memastikan ketertiban umum tetap terjaga di wilayah hukum Polres Karawang,” ujar Ipda Cep Wildan.

Berkat sinergi antara Polres Karawang, Polsek jajaran, dan panitia penyelenggara, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Wujud Toleransi Beragama

Perayaan Cap Go Meh 2577 ini bukan sekadar agenda tahunan umat Tionghoa, melainkan telah menjadi pesta rakyat yang mencerminkan tingginya rasa toleransi antarumat beragama di Kabupaten Karawang. Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menyaksikan kirab ini mempertegas identitas Karawang sebagai kota yang harmonis dalam keberagaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *