Jombang – Minggu malam (14/7/2024) merupakan acara puncak perayaan HUT GKJW Bongsorejo ke-126 tahun. Acara puncaknya adalah pagelaran wayang kulit semalam suntuk untuk menghibur warga gereja dan warga desa sekitar.
Pagelaran wayang kulit ini menampilkan 2 dalang sekaligus, yang pertama adalah dalang cilik Krisna Elsapadtra Sukma yang memainkan wayang dengan lakon “Budhalan Semar Bangun Kayangan” dan yang kedua Ki Dalang Anom Sektiaji, S.Sn yang memainkan wayang dengan lakon “Wiratha Parwa”.
Dalam acara pagelaran wayang ini dihadiri oleh Sekcam Diwek Bapak Donny, Lurah Grogol Ibu Khabibah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Anom, Polsek Diwek Bapak Suliono, Bapak Sumrambah, Bapak Carik Grogol sekalian, rekan-rekan media, para undangan lainnya, warga gereja dan warga sekitar dusun tetangga.
Warga gereja beserta tamu undangan jumlahnya mencapai sekitar 450 orang, acara juga dimeriahkan oleh berbagai persembahan tarian dan bazar UMKM dari warga gereja setempat. Pagelaran wayang dimulai setelah ibadah syukur selesai dilaksanakan.
Pagelaran wayang ini adalah yang kedua kalinya sejak ulang tahun gereja yang ke-100 tahun, jadi sudah 26 tahun belum ada pementasan lagi dan baru ini diadakan lagi begitu penjelasan dari Bu Pendeta Ridha saat dihubungi oleh tim media S.O.
Sebelum acara dimulai ada sambutan dari Bapak Seken selaku Ketua Panitia dalam HUT GKJW Bongsorejo ini, beliau mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang yang telah bersedia memfasilitasi kegiatan pagelaran wayang ini, dan kepada semua panitia yang sudah bekerja keras dalam menyukseskan acara ini serta dukungan dari semua warga gereja.

Sambutan diteruskan oleh Bapak Anom selaku perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Beliau memberikan apresiasi yang tinggi untuk gereja GKJW Bongsorejo yang telah berusia 126 tahun, dan memberikan apresiasi juga kepada dalang cilik Krisna serta memberikan semangat untuk terus tekun berlatih. Harapan Pak Anom agar budaya wayang ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap membantu dan menjadi fasilitator untuk berbagai kegiatan.

Pagelaran wayang ini persembahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang untuk semua warga Bongsorejo dan sekitar, acara ini bersifat gratis 100% karena sudah merupakan program dari dinas. Dan disupport oleh Disporapar Jombang serta media salamolahraga.com, serta dari media yang lain.

Antusias warga yang menyaksikan pagelaran wayang ini sangat luar biasa, banyak yang datang untuk melihat karena sudah lama tidak ada pertunjukan wayang di daerah sekitar. Dalang cilik Krisna juga piawai dalam memainkan setiap tokoh wayang, Krisna merupakan putra dari Bu Pendeta Ridha yang mempunyai hobi dan suka dengan dunia pewayangan dan perdalangan.
Saat diwawancara oleh tim media S.O, Krisna mengatakan bahwa dia sangat senang dan bangga bisa diberi kesempatan untuk bermain dan pentas di ajang yang besar walaupun hanya sebentar dan sebagai pembuka. Itu memberikan kesan tersendiri dan semangat untuk terus berkarya. Cita-cita Krisna ingin menjadi dalang profesional seperti dalang idaman Ki Seno Nugroho (almarhum).














