TRI RISMAHARINI DALAM LAWATAN KE JOMBANG BERI PESAN INI KE SUMRAMBAH

JOMBANG | Bertolak dari Jakarta ke Surabaya dan sampai di Bandara Juanda pukul 11.00 WIB, Risma BACAGUB JATIM yang diusung oleh partainya PDI-P yang dipasangkan dengan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) yang merupakan kader GOLKAR yang saat ini menjalani masa cuti kepartaian melakukan lawatan ke Blitar dan Jombang pada hari Rabu (4/9).

Agenda lawatan pertama dalam pencalonan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur guna berziarah ke makam sang Proklamator Bung Karno. Sekitar pukul 14.30 WIB rombongan sampai di Kota Blitar.

Lawatan berlanjut ke Kota Jombang, bersilaturahmi ke PP. Tebu Ireng dan berziarah ke makam KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Paslon ini disambut baik dan terbuka oleh keluarga Hasyim Asy’ari.

Setelah bergegas dari Tebu Ireng langsung menuju ke kediaman Gus Hans di PP. Darul Ulum. Penyambutan sholawat oleh ribuan santri dengan menyalakan lilin. Dimana Gus Hans merupakan pengasuh PP. Queen Al Azhar Darul Ulum. Dia merupakan putra dari KH As’ad Umar dan Azah As’ad.

Saat sambutan Risma juga didampingi oleh calon Wakil Bupati Jombang Sumrambah, keduanya juga sama ditunjuk partai sebagai Bakal Calon Pemimpin Daerah. Pada seluruh santri Darul Ulum Risma berpesan agar mereka dapat menjadi generasi bangsa yang bermartabat dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan umat.

“Sebagai santri tetap harus berjuang dan berdoa untuk kemaslahatan umat. Untuk menjadi seorang pemimpin tidak harus dari golongan kaya. Allah tidak pernah membeda-bedakan siapa kita, kita semua sama dan memiliki hak keadilan yang sama. Siapapun kalian, berhak berhasil dan sukses tidak perlu minder. Bekerja keras merupakan kunci keberhasilan dan kesuksesan dalam meraih cita-cita. Dalam mewujudkan keinginan kalian harus menjadi orang yang bermanfaat untuk semua masyarakat dan umat,” ungkap Risma.

Dirinya juga menceritakan dalam posisi jabatan apapun tidak pernah meminta apalagi dengan suap dan lobi.

“Kalian tau saat ibu pertama menjadi Wali Kota Surabaya, banjir dimana-mana masuk ke rumah warga sampai warga marah-marah karena kebanjiran. Ibu cari sumber air satu per satu sampai pernah hampir hanyut terbawa arus air. Tangan ibu juga pernah hampir patah karena harus masuk bersihkan gorong-gorong. Kenapa ibu lakukan, karna pengennya tidak banjir itu yang pertama. Dan alhamdulillah dua tahun sebelum ibu selesai jadi Wali Kota urusan banjir berhasil ibu selesaikan,” terangnya.

“Ditunjuk sebagai Menteri dan saat ini ibu diberikan tugas sebagai calon Gubernur, sebelumnya ibu tidak pernah berfikir sejauh itu. Yang ibu lakukan adalah menjalankan tugas dan tanggung jawab karena merupakan anugerah amanah yang harus ibu jalankan dengan sungguh-sungguh. Karena amanah kalau tidak ibu jalani dengan sungguh dan ikhlas, ibu merasakan dosa. Apalagi tugas yang diamanatkan masyarakat pada ibu dan Gus Hans menjadi calon pemimpin Jawa Timur,” tegasnya.

“Pesan ini juga saya sampaikan buat mas Rambah teman seperjuangan dalam partai yang juga ditunjuk sebagai bakal calon Wakil Bupati Jombang. Ayo mas digandoli sing temenan. Karna menjalankan amanah rakyat itu berat. Kita sebagai pemimpin harus menanggung harkat hidup orang banyak,” pesannya.

Dalam kesempatan itu Gus Hans juga menyampaikan terimakasih pada ribuan santrinya yang senantiasa membantu dukungan dalam doa.

“Untuk semua anak-anakku kali ini ijinkan Gus Hans meminta bantuan doa. Setiap selesai sholat rawatib, kirimkan al-fatihah pada kami berdua. Dan Gus Hans juga berpesan sampaikan ke orangtua dan sodara kalian seluruhnya untuk diminta bantuan doa dan al-fatihah dikhususkan pada kami berdua setiap selesai sholat rawatib,” pinta Gus Hans.

Dengan khidmat KH. Cholil Dahlan juga sebagai pengasuh sekaligus Ketua Pimpinan Majelis PP. Darul Ulum mendoakan secara khusus bagi paslon Risma – Gus Hans senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Penulis: RONI WIJAYAEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *