TMMD Ke-127 Resmi Dimulai di Kampung Yibin: TNI Bergerak Percepat Pembangunan Infrastruktur Pedalaman Mappi

MAPPI — Upaya percepatan pembangunan di wilayah pedalaman Papua Selatan kembali diperkuat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini resmi dipusatkan di Kampung Yibin, Distrik Venaha, Kabupaten Mappi, pada Selasa (10/2/2026).

Pembukaan TMMD kali ini menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur dasar di daerah yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Fokus Hari Pertama: Fondasi dan Logistik Bangunan

Pelaksanaan hari pertama dipimpin langsung oleh Lettu Inf. Marthen Yusuf Bano, selaku Danunit Intel Kodim 1704/Mappi. Sebanyak 29 personel TNI dari Kodim 1704/Mappi dikerahkan untuk memulai tahap awal pembangunan fisik di lokasi sasaran.

Dalam arahannya, Lettu Inf. Marthen Yusuf Bano menekankan bahwa kedisiplinan dan keselamatan kerja adalah prioritas utama. Mengingat medan di Distrik Venaha yang menantang, seluruh personel diminta untuk tetap waspada namun tetap progresif dalam bekerja.

Kegiatan hari ini difokuskan pada tiga sektor utama:

  1. Logistik: Pembongkaran material bangunan dari kapal kayu menuju gudang penyimpanan.

  2. Pengukuran: Pemasangan boplang (papan bangunan) pada lahan yang telah disiapkan.

  3. Konstruksi: Penggalian fondasi rumah sebagai tahap awal pembangunan hunian layak bagi warga.

Kemanunggalan TNI Mendukung Kesejahteraan Rakyat

Program TMMD ke-127 di Kabupaten Mappi bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.

“TNI tidak hanya hadir untuk membangun gedung atau jalan, tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Papua Selatan,” tulis laporan resmi dari Kodim 1704/Mappi.

Diharapkan, kehadiran TMMD di Kampung Yibin dapat memberikan dampak positif jangka panjang, terutama dalam membuka aksesibilitas serta mendorong percepatan ekonomi desa melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *