KARAWANG — Kepedulian terhadap kelestarian ekosistem perairan ditunjukkan secara nyata oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungjeruk, Kecamatan Cibuaya, Karawang. Pada Selasa pagi (31/3/2026), Kepala Desa Kedungjeruk, H. Rakman, memimpin langsung aksi kerja bakti pembersihan sampah dan eceng gondok yang menyumbat aliran irigasi di wilayah setempat.
Kegiatan strategis ini melibatkan personel dinas PUPR, perangkat desa, hingga partisipasi aktif warga setempat guna memastikan kelancaran distribusi air bagi lahan pertanian dan perikanan.
Wujud Tanggung Jawab dan Kelestarian Lingkungan
Dalam arahannya, Kades H. Rakman menekankan bahwa pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali dapat berdampak fatal bagi produktivitas warga. Tanaman gulma ini diketahui menghambat aliran irigasi yang sangat krusial bagi denyut nadi ekonomi warga Cibuaya.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan tanaman pengganggu, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin memastikan kualitas lingkungan hidup di Desa Kedungjeruk tetap terjaga,” ujar H. Rakman.
Ia menambahkan bahwa karya bakti ini adalah wujud nyata kemanunggalan pemerintah dengan rakyat. Semangat kepedulian ini diharapkan terus berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat petani.
Menciptakan Desa yang Sehat, Nyaman, dan Bebas Banjir
Aksi nyata yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini juga menyasar pembersihan sisa-sisa sampah plastik yang terbawa arus. Dengan bersihnya saluran air dari sumbatan eceng gondok, diharapkan:
-
Irigasi Lancar: Pasokan air untuk sawah dan tambak kembali optimal.
-
Mitigasi Banjir: Meminimalisir risiko luapan air ke pemukiman saat intensitas hujan tinggi.
-
Lingkungan Sehat: Mengurangi sarang penyakit yang biasanya muncul di air tergenang.
Kekompakan Warga dan Pemerintah
Kekompakan yang ditunjukkan oleh warga Kedungjeruk bersama dinas PUPR menjadi bukti bahwa tantangan lingkungan dapat diatasi dengan koordinasi yang baik. Pemdes Kedungjeruk berkomitmen untuk terus memantau kondisi infrastruktur air secara berkala guna mendukung visi desa yang mandiri dan asri.













