Sejarah Baru di Waterfront Siluk: Festival Cap Go Meh 2026 Perdana Jadi Simbol Harmoni Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU — Untuk pertama kalinya, Festival Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2026 digelar secara terpusat dan meriah di kawasan ikonik Waterfront Siluk, Putussibau, Selasa malam (3/3/2026). Ribuan warga dari berbagai latar belakang etnis dan agama memadati lokasi, menciptakan suasana kebersamaan yang luar biasa di jantung Kabupaten Kapuas Hulu.

Acara bersejarah ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dengan Perkumpulan Budaya Naga Sakti.

Dukungan Penuh Tokoh Daerah dan Forkopimda

Kemeriahan festival ini semakin lengkap dengan kehadiran jajaran pejabat tinggi daerah. Tampak hadir Bupati Kapuas Hulu, Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Dandim 1206/Putussibau, Sekretaris Daerah (Sekda), serta unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran para tokoh adat dan masyarakat juga mempertegas posisi festival ini sebagai simbol toleransi yang kuat di wilayah perbatasan.

Atraksi barongsai dan naga yang memukau menjadi pusat perhatian, di mana masyarakat tampak antusias mengabadikan momen langka tersebut di sepanjang tepi sungai.

Momentum Mempererat Kebhinekaan

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan bahwa Festival Cap Go Meh bukan sekadar perayaan etnis tertentu, melainkan aset budaya milik seluruh masyarakat Kapuas Hulu.

“Melalui kegiatan ini, kita mempererat persatuan dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kapuas Hulu. Karena ini pertama kali dilaksanakan secara besar, ke depan kami harap dapat menjadi agenda tahunan dengan persiapan yang lebih matang lagi,” tegas Bupati.

Target Wisata dan Kebangkitan UMKM

Selain aspek budaya, Pemerintah Daerah juga membidik potensi ekonomi dari perhelatan ini. Penyelenggaraan festival di Waterfront Siluk diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru yang mendatangkan wisatawan ke Putussibau.

Sepanjang acara, para pelaku UMKM lokal yang menjajakan kuliner dan kerajinan tangan turut merasakan dampak positif dengan meningkatnya volume penjualan. Festival Cap Go Meh 2026 ini pun sukses menjadi wujud nyata harmonisasi budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Kapuas Hulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *