SURABAYA — Dinas Pendidikan Kota Surabaya kembali menggelar program tahunan beasiswa bagi penghafal kitab suci. Untuk kategori agama Kristen, tercatat kurang lebih 1.500 peserta dari jenjang TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta se-Kota Surabaya, antusias mengikuti proses seleksi.
Kegiatan seleksi berlangsung selama dua hari, yakni pada 12-13 Februari 2026, berpusat di Sekolah Yayasan YBPK Surabaya, Jalan Luntas No. 33. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Surabaya terhadap prestasi pelajar di bidang non-akademik, khususnya dalam penguatan karakter religius.
Meningkatkan Keimanan dan Karakter Pelajar
Kepala Sekolah SMP Kristen YBPK 1 Surabaya, Erwin Darmogo, S.Pd., MM., menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memberikan apresiasi sekaligus memotivasi pelajar untuk menjaga nilai-nilai iman sejak dini.
“Beasiswa ini bertujuan memberikan penghargaan atas capaian prestasi siswa dalam menghafal ayat-ayat Alkitab. Selain menambah semangat berprestasi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketaatan siswa kepada Tuhan,” ujar Erwin di sela-sela kegiatan.
Syarat dan Jenjang Hafalan
Peserta diwajibkan menghafalkan sejumlah ayat Alkitab secara baik dan lancar sesuai dengan tingkatan kelas masing-masing. Berikut adalah rincian target hafalan:
-
Jenjang TK: Minimal 10 ayat.
-
SD Kelas 1-3: Minimal 20 ayat.
-
SD Kelas 4-6: Minimal 30 ayat.
-
SMP Kelas 7: Minimal 40 ayat.
-
SMP Kelas 8: Minimal 50 ayat.
Rincian Kuota dan Besaran Beasiswa
Beasiswa ini akan diberikan selama 10 bulan berturut-turut. Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan kuota khusus bagi siswa yang dinyatakan lolos seleksi dengan rincian sebagai berikut:
| Jenjang Pendidikan | Kuota Penerima | Besaran Beasiswa |
| TK | 28 Siswa | Rp100.000 / bulan |
| SD Kelas 1, 2, 3 | 80 Siswa | Rp200.000 / bulan |
| SD Kelas 4, 5, 6 | 85 Siswa | Rp300.000 / bulan |
| SMP Kelas 7 | 37 Siswa | Rp400.000 / bulan |
| SMP Kelas 8 | 30 Siswa | Rp500.000 / bulan |
Program ini membuktikan bahwa Surabaya adalah kota yang inklusif, di mana beasiswa serupa juga diberikan kepada pelajar dari agama lain seperti Islam, Katolik, Hindu, dan Buddha. Melalui pemberian penghargaan ini, diharapkan lahir generasi muda Surabaya yang cerdas secara intelektual dan memiliki kedalaman spiritual yang kuat.
















