Ratusan Hektare Sawah di Cibuaya Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen Total

KARAWANG — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karawang dalam beberapa hari terakhir menjadi mimpi buruk bagi sektor pertanian. Ratusan hektare lahan padi di Desa Kalindungjaya, Kecamatan Cibuaya, dilaporkan terendam banjir, yang memicu kekhawatiran besar akan terjadinya gagal panen massal di wilayah tersebut.

Pantauan di lokasi pada Kamis (15/1/2026), air dengan ketinggian berkisar antara 30 hingga 90 sentimeter masih menggenangi hamparan persawahan. Kondisi ini membuat tanaman padi yang baru saja memasuki masa pertumbuhan awal terancam mati akibat terendam air terlalu lama.

Tanaman Padi Terancam Membusuk

Curah hujan yang ekstrim menyebabkan drainase alam tak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke area persawahan warga. Para petani kini berada dalam situasi sulit; jika air tidak segera surut dalam 2-3 hari ke depan, dipastikan tanaman padi akan membusuk.

“Tanaman padi yang baru ditanam sangat rentan. Kalau terendam lama, akarnya membusuk dan padi mati. Kami hanya bisa pasrah sambil berusaha membuang air semampu kami,” ujar salah satu petani setempat dengan nada lesu.

Upaya Penyelamatan di Tengah Keterbatasan

Meski dalam kondisi sulit, sejumlah petani nekat turun ke sawah untuk mencoba menyelamatkan sisa-sisa tanaman mereka. Namun, mereka menyadari bahwa meskipun ada yang selamat, kualitas dan kuantitas hasil panen dipastikan akan merosot tajam (tidak maksimal).

Ratusan hektare lahan yang terdampak ini merupakan sumber penghasilan utama warga Desa Kalindungjaya. Jika gagal panen benar-benar terjadi, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat biaya produksi seperti pupuk dan benih yang sudah dikeluarkan cukup besar.

Masyarakat petani di Kecamatan Cibuaya kini berharap adanya langkah konkret dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang dan BPBD untuk membantu penyediaan mesin pompa penyedot air guna mempercepat proses surutnya genangan di area persawahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *