JAKARTA — Sebuah pemandangan menyejukkan sekaligus bersejarah tersaji di jantung Ibu Kota. Rapat perdana persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026 digelar secara khidmat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (17/01/2026).
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah awal koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan organisasi masyarakat untuk menyukseskan Imlek sebagai agenda nasional yang inklusif dan berlandaskan nilai kebangsaan yang kuat.
Kehadiran Tokoh Bangsa dan Pejabat Negara
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. KH. Nasaruddin Umar. Kehadiran sejumlah tokoh penting mempertegas dukungan penuh pemerintah terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
Tampak hadir dalam rapat tersebut:
-
Prof. Dr. Mari Elka Pangestu (Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan).
-
Irene Umar (Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI).
-
Veronica Tan (Wakil Menteri PPPA RI).
-
Prof. Stella Christie (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI).
-
Gandi Sulistiyanto (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden).
-
Sherly Tjoanda Laos (Gubernur Maluku Utara).
Dari unsur organisasi kemasyarakatan, hadir tokoh-tokoh kunci seperti Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta, Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, serta perwakilan dari WALUBI, Permabudhi, PITI, dan GEMPAR.
Inklusivitas dan Kebangkitan Ekonomi Rakyat
Rapat ini menjadi fondasi utama dalam merancang rangkaian acara yang mengedepankan pesan toleransi dan akulturasi budaya. Lebih dari sekadar seremoni, Imlek Nasional 2026 ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif.
“Tujuan utamanya adalah menjadikan Imlek sebagai perayaan nasional yang inklusif, menguatkan pesan toleransi, serta menggerakkan roda ekonomi rakyat melalui keterlibatan komunitas kreatif,” jelas salah satu poin penting dalam rapat tersebut.
Puncak Acara di Lapangan Banteng
Puncak Perayaan Imlek Nasional 2026 direncanakan akan berlangsung pada 28 Februari 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. Menariknya, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar telah terpilih untuk mengemban amanah sebagai Ketua Panitia dalam ajang nasional ini.
Pemilihan Lapangan Banteng sebagai lokasi puncak acara juga dinilai strategis karena letaknya yang berdampingan dengan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, yang semakin mempertegas narasi harmoni dalam keberagaman.












