DENPASAR — Sejumlah mitra pengemudi (driver) ojek online di wilayah Bali menyampaikan keluhan terkait dugaan adanya permintaan biaya administrasi di luar ketentuan resmi. Isu mengenai hal ini mulai menjadi perbincangan di berbagai grup komunitas pengemudi pada awal September 2026.
Keluhan tersebut bermula dari pengalaman beberapa pengemudi yang mendapati adanya penawaran penyelesaian masalah akun melalui jalur tidak resmi.
Tawaran Percepatan Proses Akun
Berdasarkan penuturan salah seorang mitra yang enggan disebutkan identitasnya, terdapat pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk mempercepat proses aktivasi akun baru, pemulihan akun yang ditangguhkan sementara, hingga janji untuk mengoptimalkan performa pesanan harian. Namun, bantuan tersebut kabarnya mensyaratkan adanya sejumlah biaya.
“Informasinya, jika ingin proses lebih cepat dan pesanan lancar, ada biaya administrasi di luar sistem aplikasi. Hal ini tentu membuat kami ragu,” ungkap sumber tersebut kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).
Antrean Panjang di Tengah Penyesuaian Layanan
Di sisi lain, berdasarkan pantauan di sekitar lokasi operasional pada tanggal 2 hingga 3 September 2026, terlihat adanya antrean panjang dari calon mitra maupun pengemudi aktif. Para mitra harus meluangkan waktu cukup lama untuk mendapatkan penanganan terkait kendala akun mereka, yang diduga terjadi akibat belum optimalnya sistem pelayanan di lapangan saat ini.
Hingga informasi ini beredar, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Grab Bali terkait keluhan pelayanan maupun isu biaya tambahan tersebut. Awak media juga masih berupaya menghubungi pihak Corporate Communications Grab Indonesia guna mendapatkan penjelasan dan tanggapan berimbang.
Imbauan Komunitas dan Pemanfaatan Saluran Resmi
Merespons dinamika yang terjadi, Koordinator Komunitas Driver Online Bali mengimbau seluruh rekan sejawatnya untuk tetap berhati-hati dan tidak mudah mengiyakan tawaran dari pihak yang meminta sejumlah dana.
“Seluruh proses administrasi melalui saluran resmi itu gratis dan tidak dipungut biaya. Jika ada permintaan dana di luar ketentuan, kami imbau rekan-rekan untuk waspada dan segera melapor,” tegasnya.
Sebagai informasi, pihak perusahaan melalui aplikasinya telah rutin menyosialisasikan bahwa seluruh layanan pengaduan dan pengurusan akun bersifat gratis. Para mitra yang mendapati adanya pihak mencurigakan sangat disarankan untuk melapor melalui fitur Pusat Bantuan di aplikasi atau menghubungi layanan call center resmi di nomor 1500-623 agar tercipta iklim kemitraan yang aman dan nyaman.













