Milad ke-21, KPJ Balaraja Gelar Santunan Anak Yatim hingga Pentas Seni Budaya

TANGERANG – Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Balaraja merayakan milad ke-21 dengan menggelar kegiatan santunan anak yatim dan pertunjukan seni budaya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Balaraja, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/6/2026).

Perayaan yang mengusung tema “Belajar dari Kesalahan, Berguru pada Pengalaman” itu menjadi ajang silaturahmi bagi para musisi jalanan dari Balaraja maupun sejumlah daerah lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan KPJ Balaraja yang telah memasuki usia ke-21 tahun. Panitia juga mengundang anak-anak yatim untuk menerima santunan yang telah dipersiapkan.

Dimeriahkan Pertunjukan Seni Budaya

Selain penampilan musik dari sejumlah band, acara milad KPJ Balaraja juga dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya yang menarik perhatian para pengunjung.

Beberapa kelompok seni yang turut ambil bagian antara lain Padepokan Serigala Hitam, Mahkota Tiraja, Balaraja Seni Tari, serta PJBN Nusantara yang menampilkan atraksi debus dan kesenian tradisional.

Jadi Ajang Silaturahmi Musisi Jalanan

Ketua panitia, Sahara, mengatakan peringatan milad ke-21 KPJ Balaraja tidak hanya menjadi momentum ulang tahun organisasi, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan antarseniman dan musisi jalanan.

“Acara milad KPJ Balaraja ke-21 tahun ini bukan hanya sekadar momen ulang tahun, melainkan menjadi wadah silaturahmi dengan sesama musisi jalanan, termasuk dari luar daerah,” ujar Sahara.

Ia juga mengapresiasi seluruh anggota dan pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan yang dimulai sejak pagi berjalan dengan meriah. Mulai dari santunan anak yatim, pertunjukan seni budaya, hingga penampilan musik dari teman-teman musisi,” katanya.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama ini diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga KPJ Balaraja tetap menjadi ruang kreatif sekaligus wadah silaturahmi bagi para musisi jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *