Menpar Widiyanti: Sulawesi Utara Miliki Potensi Besar Jadi Destinasi Kelas Dunia

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan komitmen Kementerian Pariwisata dalam mempercepat pengembangan destinasi wisata, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara, melalui kolaborasi lintas sektor. Pernyataan ini disampaikan Menpar melalui akun Instagram resminya @widi.wardhana, Selasa (20/5).

Menurut Menpar, Sulawesi Utara menyimpan kekayaan pariwisata yang luar biasa, mencakup destinasi bahari kelas dunia, budaya lokal yang otentik, hingga keanekaragaman hayati yang mengagumkan. Ia menyebut sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku industri menjadi kunci membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan.

“Sulawesi Utara masih menjadi permata tersembunyi Indonesia. Dari Likupang sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas, hingga Bunaken, Tangkoko, dan Danau Tondano, semuanya menyimpan potensi besar,” ujar Widiyanti.

Kementerian Pariwisata juga telah melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus untuk menjajaki pengembangan destinasi strategis di wilayah tersebut. Menpar menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antarpihak guna menjadikan Sulawesi Utara sebagai destinasi berkelas dunia tanpa kehilangan identitas lokal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara pada tahun 2024 tercatat 47.600 kunjungan, tumbuh 0,67% (YoY). Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 8,2 juta perjalanan, naik signifikan sebesar 60,8% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada kuartal pertama 2025, kunjungan wisman tercatat 11.700 kunjungan atau naik 17% dibanding periode sama tahun lalu. Jumlah wisnus mencapai 2,9 juta pergerakan, meningkat 52,63%.

Optimisme pertumbuhan ini didorong oleh dua agenda wisata utama yang akan digelar hingga akhir tahun, yaitu Tomohon International Flower Festival (8–13 Agustus 2025) dan Festival Pesona Selat Lembeh (6–10 Oktober 2025).

Kementerian Pariwisata yakin angka kunjungan wisata akan terus meningkat, seiring dengan promosi, pembenahan infrastruktur, dan pelibatan masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata.

Penulis: DONY BUDI SANTOSO, SE.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *