PATI — Kisah inspiratif datang dari seorang pengusaha sound system asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Agus, pemilik usaha Kusuma Berkah Audio, mendadak menjadi perbincangan publik setelah memutuskan untuk berhenti dari aktivitas penyewaan sound horeg. Keputusan besar ini diambilnya setelah mendengarkan nasihat keagamaan dari seorang ustaz.
Langkah yang diambil Agus terbilang sangat mengejutkan dan berani. Pasalnya, demi memegang teguh prinsip barunya, ia rela menolak 27 tawaran pekerjaan untuk tahun 2027. Tidak hanya itu, ia juga secara proaktif mengembalikan seluruh uang muka (Down Payment/DP) dari klien yang sebelumnya telah ia terima.
Tersadar Usai Ikuti Tabligh Akbar
Kisah transformasi Agus ini pertama kali mencuat dan viral melalui unggahan akun Instagram @rifkyjafarthalib.official. Dalam video yang diunggah, Agus membagikan momen pertemuannya dengan Ustaz Rifky Jafar Thalib.
Titik balik keputusan Agus terjadi setelah ia menghadiri acara tabligh akbar di Masjid Agung Baitunnur Pati pada Jumat (6/9/2026). Dalam kajian tersebut, Agus mendengarkan tausiah dari Ustaz Rifky yang selama ini memang dikenal memiliki pandangan kritis terhadap fenomena sound horeg di masyarakat.
Usai mengikuti kajian tersebut, Agus mengaku mengalami pergolakan batin dan kegelisahan mendalam terhadap bisnis yang selama ini membesarkan namanya. Ia mulai memikirkan dampak negatif dari aktivitas sound horeg bersuara bising, terutama pengaruh buruknya terhadap perkembangan mental anak-anak dan generasi muda di lingkungannya.
Tetap Jalankan Bisnis Tanpa Konsep “Horeg”
Meski mengambil keputusan ekstrem dengan menolak puluhan pekerjaan bernilai ekonomi tinggi, Agus dipastikan tidak sepenuhnya gulung tikar. Usaha Kusuma Berkah Audio yang sudah cukup dikenal luas oleh masyarakat Pati tersebut akan tetap beroperasi. Namun, operasionalnya kini dibatasi hanya untuk penyewaan sound system pada acara-acara normal, dan secara tegas menolak format horeg.
Keputusan berani Agus ini langsung mendapat apresiasi khusus dari Ustaz Rifky Jafar Thalib. Melalui pesannya di media sosial, Ustaz Rifky menekankan bahwa perjuangan dalam menyuarakan kebenaran memang membutuhkan proses. Kepedulian dan keberanian Agus mengambil sikap untuk mengorbankan materi demi keyakinannya adalah wujud nyata dari sebuah perubahan positif.
Kisah bos Kusuma Berkah Audio ini kini menuai banyak simpati dan decak kagum dari warganet. Langkah Agus menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar selalu bisa dimulai dari kesadaran pribadi, meski harus melepaskan potensi keuntungan finansial yang tidak sedikit.












