PEMALANG — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) Kabupaten Pemalang, Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si, meninjau langsung lokasi terdampak musibah banjir lumpur di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Moga, Minggu (25/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan fasilitas keagamaan dan pendidikan Islam berjalan cepat pascabencana.
Dalam peninjauan tersebut, Kakemenag menginstruksikan jajaran di tingkat kecamatan untuk bergerak aktif mendata seluruh kerusakan yang dialami oleh TPQ, madrasah, pondok pesantren, hingga tempat ibadah.
Pendataan Menyeluruh dan Bantuan Darurat
Kakemenag menegaskan bahwa Kemenag Pemalang harus hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa ujian. Ia meminta pendataan dilakukan secara mendetail, baik terhadap infrastruktur fisik maupun sumber daya manusia yang terdampak.
“Segera lakukan pendataan secara menyeluruh dan berikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak,” tegas Syarif Hidayat saat memberikan arahan langsung di lapangan.
Selain meninjau pemukiman, Kakemenag juga menyempatkan diri singgah di KUA Kecamatan Pulosari untuk memberikan arahan khusus kepada jajaran penyuluh dan pegawai terkait langkah-langkah mitigasi dan pemulihan pascabencana.
Wujud Kepedulian dan Komitmen Pemulihan
Syarif Hidayat menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah banjir lumpur yang menimpa warga di wilayah selatan Pemalang tersebut. Ia berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar agar aktivitas keagamaan dan pendidikan kembali normal.
“Kemenag Pemalang akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai kebutuhan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kakemenag didampingi oleh Kasubbag TU, Kasi Pendidikan Madrasah, para pengawas, serta jajaran seksi Pontren. Kehadiran tim lengkap ini menunjukkan komitmen serius kementerian dalam mendukung percepatan pemulihan sosial-keagamaan di Kabupaten Pemalang.














