Manamas, TTU — Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA se-Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) digelar di SMA Negeri Manamas pada Senin, 16 Juni 2025. Sebanyak 16 dari 30 SMA di wilayah tersebut ikut ambil bagian dalam ajang tahunan yang menampilkan beragam cabang seni.
Pembukaan kegiatan diwarnai dengan pertunjukan budaya lokal, termasuk tutur adat takanab dan tari perang merongeng oleh siswa-siswi SMA Negeri Manamas. Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Pengawas SMA, SMK, dan SLB Kabupaten TTU, Dra. Elfira Bertha Maria Ogom.
FLS3N kali ini mempertandingkan lima cabang lomba, yaitu karya jurnalistik, monolog, tari kreasi, vokal solo (putra dan putri), serta fotografi. Seluruh rangkaian lomba berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan pendamping.
Berikut hasil lomba FLS3N Kabupaten TTU 2025:
Monolog
Juara 1: SMA Negeri 1 Kefamenanu
Juara 2: SMA Taekas
Juara 3: SMA Miomafo Tengah
Vokal Solo Putra
Juara 1: SMA Lurasik
Juara 2: SMA Bikomi Utara
Juara 3: SMA Kristen Petra
Vokal Solo Putri
Juara 1: SMA Taekas
Juara 2: SMA Lurasik
Juara 3: SMA Negeri 1 Insana
Karya Jurnalistik
Juara 1: SMA Negeri 1 Kefamenanu
Juara 2: SMA Negeri 1 Insana
Juara 3: SMA Kristen Petra
Tari Kreasi
Juara 1: SMA Negeri 1 Insana
Juara 2: SMA Taekas
Juara 3: SMA Insana Barat
Fotografi
Juara 1: SMA Taekas
Juara 2: SMA Negeri 1 Insana
Dalam wawancara dengan media, Dra. Elfira Bertha Maria Ogom menyampaikan harapannya agar seluruh sekolah dapat berpartisipasi aktif di tahun-tahun mendatang.
“Tahun ini baru 16 dari 30 SMA yang ikut serta. Kami harap tahun depan partisipasi meningkat karena FLS3N sangat penting untuk pengembangan minat dan bakat siswa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas prestasi siswa TTU yang lolos ke tingkat nasional dalam lomba debat Bahasa Indonesia dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat SMK.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten TTU, Frederikus Wilfridus Salu, S.Fil., menyatakan bahwa FLS3N merupakan wadah penting bagi siswa untuk menunjukkan potensi dan bersaing secara sehat.
“Keberhasilan siswa kita di tingkat provinsi adalah bukti bahwa kualitas pendidikan di TTU terus membaik,” ujarnya.
FLS3N 2025 menjadi ajang penting dalam mendorong kreativitas, kolaborasi, serta semangat berprestasi siswa SMA di Kabupaten TTU.













