DPC XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi Gelar Aksi di Pemkab, Soroti Kinerja DLH

BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jumat (7/8/2026).

Aksi yang dikomandoi Ketua DPC XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi, Gilang Kardinan, tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan persoalan lingkungan hidup dan tata kelola administrasi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi.

Soroti Surat Balasan DLH

Koordinator aksi, Wawan Hermawan, mengaku kecewa terhadap surat balasan yang diterima organisasinya terkait permintaan klarifikasi mengenai penggunaan anggaran bahan bakar minyak (BBM) Tahun Anggaran 2025.

Menurut Wawan, surat tersebut dinilai tidak memenuhi kelengkapan administrasi karena dokumen yang diterima tidak terlihat adanya tanda tangan pejabat yang berwenang maupun stempel resmi instansi.

“Kami sangat kecewa. Surat yang kami terima tidak terlihat adanya tanda tangan maupun stempel resmi. Sebagai instansi pemerintah, seharusnya surat resmi memenuhi kaidah administrasi sehingga tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat,” ujar Wawan.

Soroti Dugaan Pencemaran Sungai

Selain persoalan administrasi, massa aksi juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi lingkungan di Kabupaten Bekasi.

Menurut Wawan, masih terdapat dugaan pencemaran di sejumlah aliran sungai yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan. Namun, penanganan terhadap persoalan tersebut dinilai belum optimal.

“Kami menilai masih banyak dugaan perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan, khususnya di aliran sungai, namun belum ditindak secara tegas. Kondisi ini menimbulkan kesan seolah-olah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tutup mata terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi. Kami meminta adanya penegakan hukum yang transparan dan tidak tebang pilih,” tegasnya.

Desak Evaluasi Kepala DLH

Dalam orasinya, DPC XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi juga mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

“Kami meminta Plt Bupati Bekasi segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Apabila berdasarkan hasil evaluasi ditemukan adanya kelalaian atau ketidakmampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, kami mendesak agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dicopot dari jabatannya demi perbaikan tata kelola lingkungan di Kabupaten Bekasi,” ujar Wawan.

DPC XTC Sexyroad Indonesia Kabupaten Bekasi menyatakan akan terus mengawal berbagai persoalan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Bekasi.

Mereka juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan yang diduga melanggar ketentuan lingkungan, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait sejumlah tudingan dan tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *