Kyai Imadudin al-Bantani atau biasa dipanggil Kyai Imad dalam tesisnya menyatakan bahwa secara akademis Nasab Ba’alawi terputus dari jalur keturunan Nabi Saw telah menimbulkan pro dan kontra, mengingat kaum Ba’alawi yang di Indonesia disebut habaib, terlanjur diyakini sebagai dzuriyah/keturunan Nabi.
Dampak dari Tesis Kyai Imad lahirlah organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabililah (PWI LS) dengan SK Kemenhumham RI No: AHU.0010149.AH.01.07 Tahun 2023.
Adapun panglima besar PWI LS DR KH.Muhammad Abbas Billy,MA Buntet Cirebon (Gus Abbas).
Ahad, 26 Mei 2024 terjadi pembentukan dan deklarasi PWI Laskar Sabililah di Kec. Moga Kab. Pemalang Jawa Tengah.
Pembentukan Laskar dilakukan di kediaman H.Noor Kholis salah satu tokoh Desa Walangsanga-Moga dan dihadiri oleh PC NA’AT, PC PWI LS, Pengurus Pusat serta para Tokoh sekitar.
Secara musyawarah mufakat terpilihlah Ketua PWI Laskar Sabililah beliau Kyai Fahrudin dari Desa Gendoang-Moga. Deklarasi langsung dipimpin oleh Ketua terpilih.
Kyai Basir Abbas dalam sambutannya menjabarkan bahwa perjuangan wali songo meliputi:
1.Mengislamkan nusantara
2.Menyetarakan atau memanusiakan manusia
3.Melestarikan budaya yang ada.
Bahwa pengurus Laskar yang terbentuk perlu ada penataan yang bagus dan indah karena semuanya adalah pejuang.













