KLATEN — Anggota DPRD sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Klaten, Basuki Effendy, mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini disebut sebagai terobosan besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Berbeda dengan skema dana desa konvensional, anggaran untuk program ini dikucurkan dalam jumlah besar guna menciptakan unit usaha yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Fasilitas Super Lengkap: Dari Apotek hingga Armada Logistik
Basuki menjelaskan bahwa KDMP bukan sekadar koperasi biasa. Dengan alokasi dana mencapai Rp3 miliar, koperasi ini dibangun dengan sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk menunjang berbagai lini bisnis.
“KDMP ini besar, anggaran tiga miliar rupiah itu diwujudkan dalam bangunan fisik yang luas. Lebar depannya saja 30 meter. Di dalamnya sudah disiapkan sekat untuk praktik dokter, gerai sembako, apotek, hingga gudang,” jelas Basuki, Selasa (3/3/2026).
Tak hanya bangunan, untuk menunjang distribusi barang, KDMP juga telah dilengkapi dengan armada transportasi berupa truk dan mobil pick-up.
Solusi Stabilitas Harga Pangan
Salah satu visi utama kehadiran KDMP adalah menjadi penyangga ekonomi masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Basuki berharap koperasi ini mampu mengintervensi pasar saat harga pangan mulai tak terkendali.
“Targetnya ke depan, agar tidak ada lagi keluhan warga soal harga daging yang mahal atau harga gabah yang anjlok di tingkat petani. KDMP hadir untuk menjaga keseimbangan itu,” tambahnya.
Prediksi Masa Depan: Pengurus KDMP Jadi Rebutan
Melihat konsep dan fisik bangunan yang sudah nyata, Basuki optimistis posisi pengurus KDMP akan menjadi jabatan yang sangat strategis di masa depan, bahkan setara dengan jabatan struktural di desa.
“Dua tahun ke depan, pengurus KDMP akan menjadi rebutan seperti jabatan kepala desa. Saya percaya itu karena konsepnya jelas, fisiknya ada, tinggal bagaimana kita mau mengikuti dan mengelola secara profesional,” tegasnya.
Basuki berharap masyarakat Klaten dapat menangkap peluang ini, baik sebagai konsumen maupun mitra usaha, guna mewujudkan ekosistem ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan.












