Kejuaraan karate JKC CUP 2K25 yang diadakan di GOR Abi As’ad UNIPDU Jombang pada hari Sabtu (22/02) membawa kesan tersendiri bagi siswi SDN Kepuh Kiriman 1 Waru Sidoarjo bernama Abishai Ratri.
Abishai Ratri dalam kejuaraan karate kali ini mengikuti 3 nomer pertandingan, yaitu nomer kata perorangan usia dini putri, nomer kata beregu usia dini putri dan nomer kumite perorangan -25 Kg usia dini putri.
Ia menambah nomer pertandingan dikarenakan salah satu hadiah yang disediakan panitia penyelenggara sangat menarik yaitu golden tiket untuk bertanding di luar negeri dengan syarat perolehan medali emas terbanyak.
Selain golden tiket juga ada hadiah untuk yang bisa meraih Best Of the Best (BOB), kejuaraan kali ini hadiahnya sangat banyak.
Dalam nomer kata perorangan usia dini putri, Abishai Ratri berhasil menjadi juara 1 dan menyabet emas untuk kesekian kalinya setelah di babak final dapat mengalahkan lawannya dari tim Inkanas Cabang Surabaya dengan skor 4 – 1. Di babak 16 besar Abishai Ratri mengalahkan lawannya dari tim Macan Kumbang dengan skor 4 – 1, di babak 8 besar bertemu dengan lawannya dari tim Inkanas Ngawi dan berhasil mengalahkan dengan skor tipis 3 – 2. Kemudian di babak semi final Abishai Ratri bertemu dengan tim JKC yang merupakan kawan perguruannya dan berhasil menang telak dengan skor 5 – 0.
Di nomer kata beregu usia dini putri, tim Abishai Ratri Cs (JKC) hanya bermain satu kali saja karena untuk beregu tidak ada tim lain yang mengikutinya. Tim Abishai Ratri Cs (JKC) bertemu dengan lawannya dari tim AKS, dan berhasil menang dengan skor 5 – 0.
Pada nomer kumite perorangan -25 Kg usia dini putri, Abishai Ratri langsung bertemu lawannya di babak final dari tim Dojo XXX Fighter, lawan berhasil membuat Abishai Ratri kalah dengan skor 0 – 2, dan membuat Abishai Ratri menjadi juara 2 dan membawa perak.
Kejuaraan JKC CUP 2K25 ini terdapat BOB untuk nomer usia dini sampai pemula, dan BOB dilaksanakan di hari kedua yaitu hari Minggu (23/02). Ini kesempatan yang langka untuk didapatkan Abishai Ratri, dan ia di nomer kata perorangan menjadi juara 1 secara otomatis bisa langsung mengikuti BOB.
“Dan ini pengalaman pertama Abishai Ratri mengikuti BOB dan Kumite, meskipun dalam BOB belum bisa berhasil menjadi juara, setidaknya ia sudah pernah mencoba dan sampai pada titik tertinggi dalam sebuah kejuaraan karate,” terang orang tua Abishai kepada media.
“Ratri sudah hebat bisa ikut BOB karena tidak semua atlet bisa sampai pada titik ini, dengan membawa 2 emas dan 1 perak bagi kami dia sudah menjadi juara yang luar biasa, dan memiliki pengalaman baru bertanding di BOB, tahun depan dicoba lagi untuk bisa tampil lebih baik lagi,” tambahnya.
Perasaan senang dan sedih disampaikan juga oleh Abishai Ratri, senang karena bisa memperoleh emas dan perak untuk dibawa pulang, sedihnya belum berhasil mendapatkan BOB meskipun sudah bisa bertanding di BOB.
Dengan menyabet 2 emas dan 1 perak, Abishai Ratri membuat sangat bangga kedua orang tuanya dan lingkungan sekitarnya, terlebih membuat nama sekolahnya harum di mana Ratri bersekolah di SDN Kepuh Kiriman 1 Waru Sidoarjo.
















