Malang – Suasana pagi hari di Kota Malang tepatnya di wilayah lapangan udara Abdul Rachman Saleh tampak penuh dengan keramaian karena tepat pada hari Minggu di tanggal 23 Juni 2024 kembali digelar sebuah event lari nasional dengan tajuk Air Force One keempat.
Para peserta yang dengan antusiasnya sejak pagi hari berdatangan memasuki kawasan Tentara Nasional Indonesia khususnya TNI Angkatan Udara di pangkalan TNI Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, tampak dengan penuh semangat menuju lokasi even yang tentu saja melewati beberapa pemeriksaan ketat dari tim Pangkalan TNI AU Abdul Rachman Saleh.
Hawa dingin tak membuat patah semangat berbondong-bondong para peserta yang memilih kategori 5 km ataupun 10 km mulai berdatangan dari seluruh penjuru kota di beberapa wilayah Indonesia antara lain dari Jakarta, Kediri ,Blitar Madiun dan lain sebagainya.
Tepat pukul 06.00 pagi para pelari kategori 10K diberangkatkan menuju lintasan di mana para pelari disuguhi pameran alutsista yang dimiliki oleh Angkatan Udara yang sudah disiapkan di bandara. Tampak berbagai jenis pesawat yang ada berjajar-jajar membuat para pelari merasa senang dengan pemandangan ini.
Selain itu ketika berlari para peserta baik kategori 10K ataupun 5K selalu dibarengi dan diikuti oleh beberapa paralayang yang selalu mendampingi para peserta seakan-akan para peserta ini berlari dengan dikawal dari sisi atas oleh tim dari TNI angkatan udara.
Tentu saja hal ini membuat para peserta semakin senang dan bangga karena seakan-akan mereka berlari dikawal dari atas, dan tentu saja ini merupakan sebuah pemandangan dan pengalaman yang baru bagi para peserta.
Selain hiburan musik yang disuguhkan pada event Air Force Run ke-4 juga menyuguhkan sebuah atraksi dari tim TNI di mana menunjukkan sebuah simulasi ketika bandara mengalami sebuah situasi yang gawat.
Mengambil sebuah cerita ketika ada orang asing yang secara tiba-tiba masuk ke area bandara kemudian ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas jaga, ternyata mereka adalah para teroris yang langsung menembaki para petugas itu . Maka terjadilah sebuah adegan tembak-menembak dari para teroris dan juga tim keamanan. Simulasi ini cukup menarik karena juga diperagakan dengan penuh percaya diri dan tentu saja ini menjadi hiburan tersendiri bagi para peserta.
Uniknya pada event ini selain kejuaraan lomba kategori 5 km dan kategori 10 km, juga menyuguhkan undian berhadiah. BIB para peserta diundi sehingga para peserta pemenang undian berhak mendapatkan hadiah antara lain sepeda gunung sepeda listrik dan sepeda motor yang dijadikan sebagai hadiah utama.
















