Pesilat Asal NTT ”Putri Sikone” Sabet Medali Perak di Asean School Games Vietnam 2024

Foto: Pengalungan Medali Perak "Putri Sikone" pada kejuaraan 13th ASEAN School Games, Da Nang, Vietnam.
Foto: Pengalungan Medali Perak "Putri Sikone" pada kejuaraan 13th ASEAN School Games, Da Nang, Vietnam.

Di penyelenggaraan 13th ASEAN School Games 2024 (ASG) di Da Nang, Vietnam, 1-7 Juni, Indonesia berhasil mendapatkan 5 medali emas dari 9 partai final yang di jalani Kamis, 6/6/2024.

Maria Jesika Putri Sikone yang turun di kelas C Putri berhasil menyumbang medali perak bagi kontingen Indonesia, hasil ini usai ia ditumbangkan oleh pesilat asal Thailand “Nattanon Muangiantaburi” di partai final.

Foto: Maria Jesika Putri Sikone.
Foto: Maria Jesika Putri Sikone.

Saat dikonfirmasi oleh media Salam Olahraga via telepon, pelatih dari Putri sapaan akrabnya, Muhamad Syahril Mubarok mengatakan bahwa benar Putri kalah di final dari pesilat Thailand, tetapi ini awalan yang baik untuk Putri, walaupun baru pertama kali turun di Kejuaraan Internasional, hasil yang didapatkan sangat memuaskan.

“Putri bermain sangat enjoy, tidak ada beban, walaupun banyak pesilat yang bagus, terbukti dari semi final hingga partai puncak Putri mampu menampilkan permainan terbaik. Meski belum berhasil juara, Putri sebagai anak asli NTT mampu menunjukan bahwa atlet daerah mampu bersaing hingga Internasional. Saya sebagai pelatih merasa bangga atas pencapaian dari Putri, ini menunjukan bahwa atlet NTT bisa bersaing dan bisa berprestasi sampai ke tingkat Internasional,” ujar Syahril.

Foto: Muhamad Syahril Mubarok (Pelatih) dan Putri Sikone.
Foto: Muhamad Syahril Mubarok (Pelatih) dan Putri Sikone.

Atlet sentral milik PPLP NTT ini merupakan jebolan Pencak Silat KELATNAS Indonesia Perisai Diri, Kabupaten Belu yang kesehariannya merupakan pelajar kelas XI SMAN 6 Kupang. Putri bukan yang pertama mewakili Timnas Pencak Silat Indonesia di Kejuaraan Internasional, nama-nama seperti Ronaldo Neno, Jeni Elvis Kause dan Muhamad Zikrillah Prasong sudah lebih dulu berprestasi di SEA GAMES serta event Internasional lainnya dan konsisten hingga PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Putri menyampaikan bahwa ia senang dan bangga bisa bergabung di Pelatnas dan menjadi atlet mewakili Timnas Pencak Silat Indonesia di kejuaraan tersebut. “Saya bangga bisa bertemu dengan pesilat dari banyak negara, bisa menambah pengalaman untuk saya kedepannya meski belum bisa menjadi yang terbaik, saya akan berusaha lebih keras lagi dalam berlatih. Harapan saya semoga teman-teman, pesilat di NTT bisa mewakili Indonesia kelak seperti saya,” ucap Putri.

Merespon hal tersebut, Sekretaris Umum PengProv IPSI NTT, Ferdinad Amatae mewakili seluruh pengurus, saat diwawancara via telepon mengatakan merasa bangga atas pencapaian atlet-atlet silat NTT dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Kami bangga dengan pencapaian atlit kami, yang mengharumkan nama NTT di event Internasional melalui Pencak Silat. Kami akan berbenah untuk menciptakan regenerasi pesilat-pesilat tangguh NTT kedepannya,” katanya.

Indonesia sebagai negara asal Pencak Silat, membawa visi misi melalui ASEAN School Games, Indonesia bisa menjadi contoh untuk negara-negara lain dalam pengembangan beladiri Pencak Silat.

Rencananya Timnas Pencak Silat Indonesia akan bertolak pulang ke Jakarta pada Senin, 10 Juni 2024 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *