SIDOARJO – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mulai memanaskan mesin menjelang Pemilu 2029. Ketua Umum Gelora, Muhammad Anis Matta, mendorong penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi nol persen dalam penyusunan undang-undang pemilu mendatang.
Menurut Anis Matta, kebijakan itu penting untuk membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas sekaligus memastikan suara masyarakat tidak terbuang. Hal tersebut disampaikannya saat rapat koordinasi dan akselerasi rekrutmen anggota wilayah bersama 38 pengurus tingkat kabupaten (DPD) di Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).
Tiga Isu Utama
Capaian Gelora pada Pemilu 2024 dinilai belum sesuai target, meski hasilnya tidak jelek. Hal itu menjadi evaluasi untuk memperkuat persiapan menghadapi pemilu kedua pada 2029. Ada tiga isu utama yang menjadi fokus dan diperjuangkan Partai Gelora.
Pertama, menghapus parliamentary threshold yang menyebabkan suara hangus. Kedua, menyederhanakan proses administrasi yang dinilai tidak perlu. Ketiga, membangun mekanisme pengawasan untuk mendeteksi dan mencegah praktik politik uang yang membuat ongkos politik sangat mahal.
“Jangan sampai masyarakat yang berpartisipasi sebagai pemilih akhirnya suaranya tidak terwakili oleh partai yang mereka dukung, akibat tidak lolosnya partai di parliamentary threshold,” tegas Anis Matta.
Suara Rakyat Jangan Terbuang
Menurut Anis Matta, penghapusan ambang batas akan memberikan kesempatan lebih luas bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, atau individu yang ingin mengikuti kontestasi pemilu mendatang.
Gelora juga mendorong penghapusan sejumlah tahapan administrasi yang berulang di setiap pemilu. Khususnya verifikasi administrasi dan verifikasi faktual bagi partai politik yang telah mengikuti Pemilu 2024.
“Partai politik seharusnya lebih memfokuskan seluruh pengeluaran finansialnya pada proses kampanye, bukan pada proses administrasi yang sebenarnya tidak terlalu signifikan,” ujarnya.
Anis Matta menginginkan anggaran lebih difokuskan untuk kegiatan kampanye dan pendidikan politik kepada masyarakat Indonesia.
Optimistis Hadapi 2029
Partai Gelora mengaku sangat optimistis dalam persiapan menghadapi Pemilu 2029 dibandingkan pemilu sebelumnya. Saat ini, Gelora sudah melakukan konsolidasi organisasi di setiap daerah sekaligus memetakan daerah yang berpotensi menjadi titik kemenangan.















