Sambut Estafet Tunas Kelapa 2026, Kwarcab Pemalang Gelar Latihan Pasukan di Tiga Kwarran

PEMALANG — Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Pemalang terus memperkuat sinergi bersama Kwartir Ranting (Kwarran) guna mematangkan persiapan menjelang perhelatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tahun 2026. Sinergitas tersebut diwujudkan melalui latihan kesiapan pasukan secara serentak di tiga lokasi, yakni Kwarran Moga, Warungpring, dan Pulosari, Kamis (27/8/2026).

Latihan digelar sebagai langkah awal untuk memantapkan tata barisan, fisik, dan teknis pelaksanaan pasukan menjelang agenda trietanan Kwartir Daerah Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Latihan Serentak di Tiga Lokasi Strategis

Pelaksanaan latihan pasukan berlangsung lancar di tiga titik berbeda. Kwarran Moga menggelar latihan di Bumi Perkemahan Sikucing, Kwarran Warungpring bertempat di Lapangan Desa Warungpring, sedangkan Kwarran Pulosari memusatkan kegiatan di Lapangan Desa Cikendung.

Ketua Estafet Tunas Kelapa Tingkat Kwarcab Pemalang, Kak Agus Sulaiman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum bersejarah bagi para peserta didik yang terpilih menjadi bagian dari pasukan ETK mewakili Kabupaten Pemalang.

“Estafet Tunas Kelapa merupakan agenda tiga tahunan Kwarda Jawa Tengah. Ini momentum penting bagi peserta didik. Pada pelaksanaan bulan mendatang, Kwarcab Pemalang juga akan melaksanakan penerimaan dan timbang terima pasukan dari Kwarcab Tegal dan Kwarcab Pekalongan. Oleh karena itu, kesiapan serta tanggung jawab penuh dari seluruh unsur menjadi kunci sukses kegiatan ini,” jelas Kak Agus Sulaiman.

Kwarcab Pemalang Matangkan Gladi dan Publikasi

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Abdimas Kwarcab Pemalang, Kak Dwito Mubarok, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kesiapan menyeluruh dari setiap anggota pasukan melalui proses gladi yang terukur.

Ia menekankan bahwa penilaian keberhasilan ETK tidak hanya berfokus pada kerapian barisan pasukan, tetapi juga mencakup aspek publikasi, kekompakan pendukung, serta keterlibatan masyarakat luas.

“Seluruh elemen pasukan harus dipersiapkan secara maksimal agar mampu mengharumkan nama Kwarran masing-masing maupun Kwarcab Pemalang. Aspek kerapian pasukan, publikasi, hingga dukungan operasional harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Kak Dwito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *