IPPM-PB Se-Nabire Gelar Diskusi dan Lapak Baca, Tegaskan Sikap Menolak DOB di Paniai Barat

NABIRE — Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa/i Paniai Barat (IPPM-PB) Se-Nabire menggelar kegiatan Diskusi dan Lapak Baca Buku di Jalan Baru Asrama Paniai Barat, Kalibobo, Papua Tengah, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00–16.30 WIT tersebut mengusung motto “Belajar Diri Dari Rumah’Ku” dengan tema “Perkembangan Pendidikan, Ekonomi, Agama, Militer, Politik, Budaya, dan Isu Pemekaran DOB, serta Dampaknya di Wilayah Paniai Barat”.

Pendidikan Paniai Barat Dinilai Masih Minim Fasilitas

Koordinator Bidang Pendidikan dan Penalaran IPPM-PB, Matias Pigai, bertindak sebagai pemandu diskusi. Dalam ulasannya, Matias menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.

Namun, ia menyayangkan kondisi riil pendidikan di Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Paniai dan wilayah Paniai Barat. Menurutnya, keberadaan bangunan sekolah dasar di daerah tersebut masih belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas serta sarana dan prasarana yang memadai.

“Gedung sekolah dasar ada, tetapi sarana dan prasarananya kurang memadai. Hal ini menjadi hambatan besar yang mematikan motivasi belajar dan kemajuan generasi muda di Paniai Barat,” tegas Matias Pigai.

Tolak 100 Persen Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB)

Selain persoalan pendidikan, diskusi IPPM-PB menyoroti wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Paniai Barat. Mahasiswa bersama elemen masyarakat setempat secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pemekaran tersebut.

“Kehadiran DOB membawa berbagai dampak bagi daerah. Oleh karena itu, mahasiswa, pelajar, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh agama, hingga kepala suku di wilayah Paniai Barat sepakat menolak 100 persen kehadiran DOB,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, IPPM-PB berharap dapat memupuk pola pikir kritis generasi muda untuk bersama-sama membangun daerah serta menjaga potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan SDM di Paniai Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *