TULUNGAGUNG – Seorang perempuan berinisial BNW (39), warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, meninggal dunia setelah mengalami kondisi tidak sadarkan diri usai keluar dari wahana rumah hantu di Apollo Super Mall Tulungagung.
Korban sempat dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat memperoleh penanganan di rumah sakit.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Pamapta Polres Tulungagung, IPDA Hendra Endy Purwanto, mengatakan hasil pemeriksaan awal menemukan adanya luka di pelipis kiri serta satu gigi patah yang diduga terjadi akibat korban terjatuh.
Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa luka tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian.
Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa sebelum korban tidak sadarkan diri.
Datang Bersama Anak
Peristiwa tersebut juga menyisakan duka bagi keluarga korban. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, BNW datang ke lokasi bersama putranya yang masih berusia sekitar delapan tahun.
Sang anak diketahui tidak ikut memasuki wahana rumah hantu dan menunggu di luar hingga akhirnya mengetahui ibunya mengalami kondisi darurat.
Keluarga Tolak Autopsi
Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi dan beberapa kali mengalami pingsan.
Sejak kembali dari menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu, korban juga disebut kerap merasakan jantung berdebar ketika mendengar suara keras.
Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa riwayat kesehatan tersebut belum dapat dikaitkan sebagai penyebab kematian karena belum ada hasil pemeriksaan medis yang memastikan hal tersebut.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memutuskan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Wahana Ditutup Sementara
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi menutup sementara wahana rumah hantu dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Kasus ini masih ditangani Unit Reserse Kriminal Polsek Tulungagung Kota guna memastikan kronologi dan penyebab pasti meninggalnya korban.












