PEMALANG – Semangat sportivitas, ukhuwah Islamiyah, dan kecintaan terhadap ilmu agama mewarnai pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Kabupaten Pemalang yang digelar pada Ahad (26/7/2026). Kegiatan yang diikuti santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Pemalang ini menjadi ajang pembinaan karakter sekaligus seleksi menuju PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Tengah.
PORSADIN VII diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Pemalang. Pusat kegiatan berlangsung di SLB Pemalang, sementara beberapa cabang lomba digelar di MTsN 1 Pemalang, Stadion Mochtar, dan GOR Assholeh.
Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Pembinaan Karakter
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan para santri, PORSADIN VII juga bertujuan membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, mempererat silaturahmi, serta mengembangkan potensi peserta dalam bidang keagamaan, seni, dan olahraga.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, Chanifuddin, yang hadir didampingi staf PD Pontren Maezun, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, PORSADIN memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi santri agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.
“PORSADIN bukan sekadar mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi media pembinaan karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, melatih sportivitas, serta mendorong santri untuk terus mencintai ilmu agama dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Chanifuddin.
Ia menambahkan, PORSADIN merupakan wadah strategis untuk melahirkan santri yang unggul dalam ilmu agama, memiliki daya saing, serta siap berkompetisi secara sehat di berbagai tingkat perlombaan.
Pertandingkan 16 Cabang Lomba
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 16 cabang lomba dipertandingkan, meliputi Hafalan Aqidatul Awwam, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Kitab Safinatun Naja, Pidato Bahasa Arab, Murotal wal Imla, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Bahasa Indonesia, Puisi Islami, Tahfidz Juz Amma, Sholawat, Adzan, Kaligrafi, Tenis Meja, Bulutangkis, Lari Sprint, serta Cerdas Cermat Diniyah (CCD).
Beragam cabang tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan akademik keagamaan sekaligus bakat di bidang seni dan olahraga.
Juara Akan Wakili Pemalang di Tingkat Provinsi
Melalui penyelenggaraan PORSADIN VII, FKDT bersama Kementerian Agama Kabupaten Pemalang berharap lahir generasi santri yang unggul dalam ilmu agama, berprestasi, berkarakter, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Para juara dari masing-masing cabang lomba selanjutnya akan mewakili Kabupaten Pemalang pada PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Mereka diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Pemalang sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah yang terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang religius, berintegritas, dan berdaya saing.












