PADANG — Persebaya Surabaya bersiap membuka rangkaian laga pekan ke-33 Super League musim 2025/2026 dengan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/05/2026). Kick-off pertandingan dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.30 WIB.
Meski diunggulkan di atas kertas, skuad Bajul Ijo datang dengan tantangan fisik yang cukup berat akibat padatnya jadwal perjalanan serta pemulihan pemain.
Persiapan Terbatas Skuad Bajul Ijo
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa persiapan timnya menuju Padang tidak berjalan ideal. Minimnya waktu latihan tambahan di Surabaya memaksa tim untuk memaksimalkan sisa energi yang ada.
“Jadwal perjalanan padat membuat kami kehilangan waktu latihan tambahan. Beberapa pemain juga belum dalam kondisi seratus persen karena cedera. Namun, kami memiliki sebelas pemain yang siap berjuang meraih tiga poin,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Tavares mengantisipasi permainan low block dari tuan rumah dan meminta anak asuhnya untuk tampil lebih sabar serta cerdas dalam membongkar pertahanan lawan guna menghindari skema serangan balik cepat.
Semen Padang Siapkan Rotasi Pemain
Di sisi lain, pelatih Semen Padang Imran Nahumarury memberikan sinyal akan melakukan rotasi besar-besaran dalam susunan pemainnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi tim menjelang akhir musim, sekaligus memberikan kesempatan bagi pemain yang minim menit bermain.
Walaupun tim Kabau Sirah sudah dipastikan terdegradasi musim depan, Imran menuntut profesionalisme tinggi dari anak asuhnya agar memberikan performa terbaik di hadapan publik sendiri.
“Besok mungkin banyak perubahan karena saya ingin mencoba pemain yang kurang menit bermain. Ini bagus untuk masa depan tim. Saya ingin pemain yang benar-benar siap berjuang untuk Semen Padang,” tegas Imran.
Misi Mempertahankan Tren Positif
Bagi Persebaya, laga ini merupakan momentum penting untuk mempertahankan tren positif di akhir musim. Sebaliknya bagi Semen Padang, bermain tanpa beban degradasi diprediksi akan membuat mereka tampil lebih lepas dan berbahaya bagi lini pertahanan lawan.
Pertemuan kedua tim ini diprediksi akan menyajikan duel taktis antara penguasaan bola tim tamu melawan determinasi skuad muda yang kemungkinan diturunkan oleh tuan rumah.













