Hari Keenam Arsya Belum Ditemukan, Tanggo Rajo Bergema Doa dan Istighosah

RAWAS ULU — Harapan untuk menemukan Arsya, bocah yang hanyut di Sungai Rawas, terus dipanjatkan. Memasuki hari keenam pencarian, ratusan warga Kecamatan Rawas Ulu berkumpul di Tanggo Rajo, Desa Surulangun, untuk menggelar istighosah dan doa bersama pada Selasa (21/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ikhtiar batin masyarakat di tengah upaya penyisiran fisik yang masih terus dilakukan oleh tim gabungan dan relawan.

Keikhlasan dalam Kebersamaan

Acara doa bersama ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, hingga para pelajar. Tampak hadir Camat Rawas Ulu, Hazarika, SKM, dan Kepala Desa Surulangun, Ahmad Saleh.

Pembacaan Surah Yasin dan Ratib Al-Haddad dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Nibras Al Ummah, didampingi pimpinan Pondok Pesantren An Naml, KH Firman. Lantunan doa juga diikuti dengan khusyuk oleh santri Pondok Pesantren Tazakka, siswa SD Negeri 3 Surulangun, serta warga Desa Surulangun yang turut merasakan duka mendalam atas musibah ini.

Apresiasi Atas Semangat Gotong Royong

Dalam sambutannya, Camat Rawas Ulu, Hazarika, menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas kekompakan warga yang tidak surut hingga hari keenam. Ia menilai semangat gotong royong masyarakat adalah kekuatan utama dalam menghadapi ujian ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang terus menunjukkan kepedulian dalam membantu pencarian Arsya. Terima kasih juga kepada para relawan yang sejak hari pertama tanpa lelah melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Rawas, serta para donatur yang telah memberikan dukungan materiil maupun moril,” ujar Hazarika.

Upaya Pencarian Terus Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan bersama warga masih terus melakukan penyisiran di titik-titik potensial sepanjang aliran sungai. Meskipun kendala arus dan cuaca menjadi tantangan di lapangan, pihak keluarga dan masyarakat berharap doa yang dipanjatkan di Tanggo Rajo menjadi kekuatan spiritual agar keberadaan Arsya segera membuahkan titik terang.

Suasana Tanggo Rajo yang biasanya menjadi pusat aktivitas warga, kini berubah menjadi saksi bisu kebersamaan rakyat Rawas Ulu dalam memohon keselamatan dan petunjuk kepada Yang Maha Kuasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *