MALANG — Kota Malang menjadi episentrum pengembangan keilmuan kesehatan alternatif pada Minggu (15/2/2026). Bertempat di EZO Co-Working Space, Jatimulyo, puluhan terapis dan praktisi kesehatan dari berbagai wilayah di Jawa Timur berkumpul untuk mengikuti pelatihan intensif metode Self Energy Diagnostic (SEDIA).
Pelatihan ini menghadirkan narasumber pakar, Heri Ristiadi, seorang Shifu asal Karawang yang menguasai sedikitnya 40 jenis rumusan terapi. Kehadiran beliau menjadi magnet bagi para peserta yang ingin mendalami teknik diagnosa energi mandiri demi meningkatkan efektivitas penyembuhan pasien.
Bedah Teknik: Dari Jari Tekan hingga Deteksi Vibrasi
Dalam sesi tersebut, Shifu Heri membedah secara komprehensif teknik-teknik diagnosa yang menjadi inti dari metode SEDIA. Para peserta diajarkan berbagai teknik fisik yang presisi, di antaranya:
-
Teknik Fisik: Jari Tekan, O-Ring 1 & 2, Jari Money, Jari Gesek, Jari Elus, hingga Jari Totok.
-
Indikator Deteksi: Metode ini mampu mendeteksi Vibrasi Jiwa, Vibrasi Tubuh, Organ, hingga sumbatan energi dalam tubuh.
Selain itu, metode SEDIA juga digunakan untuk mengecek kecocokan herbal dan mendeteksi alergi pasien secara dini. Dalam standarisasi ini, kesehatan diukur melalui parameter angka: < 60% mengindikasikan kondisi sakit, sementara > 80% menunjukkan kondisi sehat optimal.
Penyelarasan Energi Luring dan Daring
Antusiasme terlihat saat para peserta melakukan praktik langsung di lokasi. Suasana semakin impresif ketika Shifu Heri melakukan sesi pengecekan dan penyelarasan energi kolektif. Menariknya, pembersihan dan optimasi energi ini tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir secara luring (offline), tetapi juga bagi peserta yang mengikuti melalui kanal daring (online).
“Materi ini sangat aplikatif. Kami bisa langsung mempraktikkan cara mengukur energi pikiran, emosi, dan jiwa pasien dengan parameter yang jelas,” ujar salah satu peserta di lokasi.
Harapan Keberlanjutan Pelatihan
Banyak peserta memberikan testimoni positif dan berharap pelatihan ini dapat berlanjut ke tingkat lanjutan (advanced). Mereka menilai metode SEDIA sangat membantu dalam menyempurnakan diagnosa sebelum tindakan terapi dilakukan.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis dan sesi foto bersama. Kesuksesan agenda ini menandai tingginya minat praktisi kesehatan Jatim terhadap metode pengobatan yang mengombinasikan kepekaan energi dan standarisasi teknis.
















Mantap liputanya