KUPANG — Kabar gembira bagi pecinta sepak bola di Nusa Tenggara Timur! Penjabat Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati seluruh pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 secara gratis melalui siaran TVRI.
Tak sekadar hiburan, momentum olahraga terbesar di dunia ini akan dijadikan mesin penggerak ekonomi rakyat dan sarana edukasi sportivitas bagi generasi muda di NTT.
104 Pertandingan Gratis untuk Rakyat
Dalam acara Kick Off Piala Dunia 2026 yang digelar TVRI Kupang di area Car Free Day, Sabtu (31/1/2026), Gubernur Melki mengapresiasi penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi. Hal ini memungkinkan akses tanpa biaya bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah.
TVRI dijadwalkan menayangkan total 104 pertandingan secara Free-To-Air melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Nobar Terpusat: Peluang Emas bagi UMKM
Pemerintah Provinsi NTT akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengelola kegiatan nonton bersama (nobar). Tujuannya agar euforia piala dunia tetap tertib, aman, dan yang paling penting, memberikan dampak ekonomi nyata.
“Kami ingin kegiatan nonton bersama menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berjualan. Ini adalah momentum membangun ekonomi rakyat melalui ruang kebersamaan sosial yang sehat,” ujar Melki Laka Lena.
Sarana Edukasi Olahraga Generasi Muda
Selain dampak ekonomi, Gubernur Melki menekankan pentingnya literasi olahraga. Dengan menonton praktik sepak bola kelas dunia, anak-anak NTT diharapkan dapat memetik nilai disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas tinggi.
“Anak-anak kita bisa belajar langsung dari bintang dunia, namun saya ingatkan agar tetap bijak mengatur waktu antara hobi dengan prioritas sekolah dan istirahat,” tambahnya.
Gubernur NTT mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut turnamen ini dengan produktif, menjadikan setiap pertandingan sebagai inspirasi untuk memajukan prestasi olahraga di NTT.














