Mudahkan Warga Busel, Kiat Cerdas La Sahiun Atasi Keluhan Listrik Lewat PLN Mobile

BATAUGA — Kepedulian terhadap keluhan pelanggan PLN ditunjukkan oleh La Sahiun, seorang warga Desa Watiginanda, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Secara personal, ia berinisiatif membantu masyarakat di wilayah Kepulauan Buton dalam mengatasi hambatan layanan listrik melalui pemanfaatan teknologi digital.

Langkah ini diambil guna menyederhanakan birokrasi yang sering kali dianggap rumit oleh masyarakat pedesaan.

PLN Mobile: Solusi Anti-Birokrasi Berbelit

La Sahiun secara aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai penggunaan aplikasi PLN Mobile. Menurutnya, aplikasi ini adalah kunci untuk mempercepat pelayanan tanpa harus melalui jalur birokrasi yang panjang dan melelahkan.

“Pemanfaatan PLN Mobile sangat efektif untuk mempercepat laporan, mulai dari pasang baru, perubahan daya, hingga pengaduan gangguan teknis. Ini sangat membantu masyarakat menghindari prosedur yang berbelit,” jelas La Sahiun, Kamis (30/1/2026).

Langkah inisiatif ini menjadi sangat krusial mengingat masih banyak warga di pelosok Buton Selatan yang belum memahami kemudahan akses layanan PLN secara daring.

Dorong Sinergi Pemkab Busel dan PLN

Selain edukasi digital, La Sahiun juga menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan dengan PLN. Salah satu fokus utamanya adalah kolaborasi dalam pengelolaan Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT) atas Tenaga Listrik demi peningkatan kualitas layanan publik.

“Sinergi Pemkab dan PLN seharusnya lebih intens melakukan sosialisasi ke warga, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil agar layanan listrik bisa dinikmati dengan maksimal,” tambahnya.

Harapan untuk Program “Light Up The Dream”

Dalam kesempatan tersebut, Sahiun juga menyoroti program donasi insan PLN Sulawesi Tenggara bertajuk “Light Up The Dream”. Program ini bertujuan menyambungkan listrik secara gratis bagi masyarakat pra-sejahtera.

Ia berharap program bantuan listrik gratis tersebut dapat segera direalisasikan secara menyeluruh di Kabupaten Buton Selatan, sehingga masyarakat kurang mampu dapat memiliki akses energi untuk mendukung produktivitas ekonomi mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *