Viral Video Amplop Kondangan Dibuka Langsung di Depan Tamu, Netizen: Tradisi atau Bikin Malu?

JAKARTA — Jagat maya kembali dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan panitia pernikahan membuka amplop sumbangan tepat di meja penerima tamu. Aksi buka amplop kondangan di tempat ini memicu perdebatan sengit di kalangan netizen karena dianggap tidak lazim dan kurang etis.

Meski dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat perkotaan, praktik ini ternyata merupakan tradisi yang masih eksis di sejumlah wilayah di Indonesia untuk tujuan transparansi dan pencatatan sumbangan secara langsung.

Pro dan Kontra Netizen: Dianggap “Ngisin-ngisini”

Unggahan yang tersebar di berbagai platform media sosial tersebut langsung dibanjiri beragam komentar. Banyak netizen yang merasa risi dan menilai tindakan tersebut dapat menjatuhkan martabat tamu undangan yang datang.

“Buka di tempat, ngisin-ngisini (bikin malu). Nikahan itu syukuran, syukuran itu berbagi kebahagiaan, harusnya tidak menerima sumbangan. Yang harus disumbang itu saat ada yang meninggal (layat),” tulis salah satu netizen dalam bahasa Jawa.

Senada dengan itu, netizen lain merasa bahwa tindakan tersebut sangat tidak sopan jika dilakukan di hadapan orang banyak. “Tapi kok sepertinya saru (tidak pantas) kalau dibuka di depan tamu,” timpal netizen lainnya.

Fakta di Balik Tradisi Buka Amplop

Di balik kecaman tersebut, beberapa warga lokal menjelaskan bahwa di daerah tertentu, hal ini dilakukan agar jumlah sumbangan tercatat dengan akurat dalam buku tamu. Hal ini berkaitan dengan tradisi “balas budi” di masa depan, di mana sang pemangku hajat akan memberikan sumbangan dengan nominal yang sama saat tamu tersebut menggelar acara serupa.

Namun, cara eksekusi yang dilakukan secara terbuka di meja penerima tamu inilah yang menjadi poin utama kritik masyarakat digital saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *