Mengawali tahun 2025 dengan semangat baru, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Batalyon Arhanud 15/DBY menggelar turnamen bola voli persahabatan di lapangan Kantor Desa Manusasi.
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Pos Haumeniana, Pos Manusasi, dan Pos Ninulat yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel Satgas dengan warga setempat.
Turnamen voli yang penuh semangat dan keakraban ini dimulai pukul 08.00 WITA, bertindak sebagai pemimpin kegiatan adalah Danki Kipur 2, Kapten Arh Kasman Efendi. Kehadirannya bersama 13 anggota Pos Haumeniana serta Danpos Manusasi, Letda Arh Gunanjar beserta 12 anggota Pos Manusasi dan Danpos Nilulat, Serka Sigit H dengan 12 anggota Pos Nilulat semakin memeriahkan suasana. Tak hanya personel Satgas, turnamen ini juga turut melibatkan warga Desa Manusasi termasuk anak-anak yang antusias menyaksikan pertandingan.
Pos Haumeniana dipimpin oleh Kapten Arh Kasman menunjukkan permainan yang solid. Kehadiran Danpos dari masing-masing pos beserta seluruh anggotanya menciptakan atmosfer persaingan yang sportif dan penuh kekeluargaan. Semangat kebersamaan dan sportifitas terlihat jelas di lapangan, menunjukkan betapa pentingnya silaturahmi dalam menjaga hubungan baik antara TNI dan masyarakat.
Kapten Kasman Efendi menyatakan bahwa turnamen voli ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Pamtas terhadap masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan yang harmonis,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ke depannya akan diadakan lomba antar pos lainnya untuk terus meningkatkan keakraban dan kebersamaan.
Suasana penuh gelak tawa dan semangat juang mewarnai pertandingan, baik personel Satgas maupun warga Desa Manusasi terlihat menikmati momen kebersamaan ini.
Turnamen ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat dalam menjaga keamanan dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Tetap semangat Bhaladika,” seru Kapten Kasman mengakhiri kegiatan tersebut. Semangat dan keakraban yang tercipta menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas pengamanan perbatasan di tahun 2025.














