Pertemuan 2 Komunitas Sineas dari 2 Pulau yang Berbeda

Komunitas Putra Putri Sanggau dan Antusfilms dari Kalimantan Barat berkunjung ke Gresik untuk berbagi pengalaman dengan Gresik Movie dan Yayasan Gang Sebelah, Jum’at (22/11).

Acara dimulai dengan eksplorasi budaya dan sejarah Gresik, di mana rombongan dari Sanggau juga didampingi oleh Independen Film Surabaya (Infis) yang mengunjungi beberapa destinasi ikonik seperti Menara Garling yang menjadi penanda perjuangan masyarakat Gresik, Kantor Pos dan Makam Nyai Ageng Pinatih yang sarat nilai sejarah dan religi.

Perjalanan diakhiri dengan makan bersama di Rumah Nyai, menikmati kuliner Bandeng Keropok yang menjadi salah satu daya tarik kuliner di Gresik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi nonton bersama yang menjadi momen puncak kegiatan. Dalam sesi ini, 2 film hasil karya masing-masing komunitas diputar.

Film pertama, “Sisa Satu” karya Komunitas Antusfilms dari Sanggau, mengangkat humor dan dinamika khas tongkrongan anak muda yang mencerminkan sisi unik kehidupan sosial di Kalimantan.

Sementara itu, Gresik Movie menampilkan film “Gemintang” yang menggambarkan realitas industrialisasi di Kota Pudak dengan fokus dampak polusi yang semakin mengkhawatirkan.

Kedua film tersebut menjadi cerminan potensi besar komunitas perfilman lokal dalam mengemas cerita yang relevan sekaligus dekat dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Komunitas Putra Putri Sanggau, Baliya Tiakh Alqadri mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan ini.

“Kunjungan ini memberikan pengalaman yang berbeda karena selain diskusi kami diajak berkunjung ke beberapa tempat bersejarah di Gresik. Dan untuk ke depannya semoga bisa terus menjalin komunikasi satu sama lainnya,” ujarnya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi alat efektif untuk memajukan budaya dan industri kreatif di Indonesia dari tangan anak-anak muda ini.

Penulis: BAMBANG SOERYANTOEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *