KRISNA ELSAPADTRA SUKMA SISWA SDN GROGOL 2 DIWEK SABET JUARA 1 DALAM LOMBA KEAGAMAAN KRISTEN SD TINGKAT KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2024

Foto: Krisna bersama kedua orang tuanya.
Foto: Krisna bersama kedua orang tuanya.

Jombang – Ada yang menarik dalam lomba keagamaan Kristen yang dilaksanakan di SD Katolik Wijana Jombang kemarin (7/10/2024), ada salah satu peserta cabang lomba khotbah rohani menampilkan gaya khotbah yang lain dari yang biasanya.

Foto: Krisna saat lomba khotbah.
Foto: Krisna saat lomba khotbah.

Peserta ini menampilkan khotbah dengan menggunakan media wayang kulit sebagai pengkabaran firman Tuhan, tentu saja ini merupakan hal yang baru dan menarik di kalangan anak-anak seusianya. Dan tentu saja dapat menambah nilai plus dalam penampilannya.

Ternyata siswa ini wakil dari Kecamatan Diwek tepatnya ia bersekolah di SDN Grogol 2. Nama siswa ini adalah Krisna Elsapadtra Sukma dan masih duduk di kelas 4.

Setelah lolos seleksi di tingkat kecamatan, Krisna berkesempatan untuk berlomba di tingkat kabupaten. Dan di kabupaten ia berhasil menjadi juara 1 cabang lomba khotbah rohani putra, setelah mengalahkan 11 lawannya yang juga menampilkan khotbah yang bagus juga.

Saat ditanya oleh tim media salamolahraga tentang bagaimana perasaan menjadi juara 1 dan kenapa memakai media wayang dalam berlomba, Krisna menjawab dengan bersemangat bahwa tentu saja perasaannya senang sekali bercampur haru, Krisna juga bercerita sedikit kenapa berkhotbah dengan media wayang kulit karena dirinya suka dengan wayang kulit sejak kecil, dan ingin mengembangkan hobi dan bakatnya dalam dunia pewayangan.

Kepala Sekolah SDN Grogol 2 Endah Admadjaningrum, S.Pd.SD., beserta guru mulok agama Kristen Ruly dan Kristina juga merasa senang dan haru dengan apa yang sudah dicapai oleh Krisna, secara langsung ini juga membuat nama sekolah SDN Grogol 2 menjadi harum dan nama Kecamatan Diwek ikut juga terangkat.

Krisna membawakan khotbah tentang “Kasih” yang diambil dari 1 Korintus 13 : 4 – 5. Dengan penuh percaya diri firman yang disampaikan dengan media wayang kulit isi dan pesannya tersampaikan kepada semua peserta dan para dewan juri. Wayang yang dipakai merupakan wayang Punakawan yang terdiri dari Semar, Petruk, Gareng dan Bagong.

Ridha orang tua Krisna juga merasa bersyukur dan senang sekali apa yang ditargetkan bisa terwujud, Krisna berlatih setiap hari dengan didampingi oleh Ruly sebagai guru pendamping yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kecamatan dan sekolah untuk membina agar siap berlomba.

Ini juga bisa menjadi upaya untuk melestarikan kebudayaan Jawa di kalangan anak-anak yang saat ini lebih dominan untuk bermain gadget, hal ini juga terlihat beberapa waktu yang lalu SDN Grogol 2 mengadakan pentas seni sederhana yang menampilkan Krisna dengan wayangnya, banyak teman-teman Krisna setelah acara selesai semua merapat dan mendekat untuk melihat dan memegang serta mencoba memainkan wayang kulit dari dekat.

SDN Grogol 2 Diwek mempunyai jargon yaitu “SDN Grogol 2 Religius, Pluralisme, dan Berprestasi. SDN Grogol 2 jaya… jaya… jaya… juara… juara… juara…”. Dengan jargon ini tidak heran bila SDN Grogol 2 selalu mencetak siswa-siswi berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik, karena jargon ini juga membuat semangat para siswa dalam berlomba dan bertanding.

Penulis: TIM S.OEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *