PENDETA MARIA TRI SUSANTI, S.Si DILANTIK MENJADI PENDETA GKJW JEMAAT NGORO YANG BARU

Foto: Prosesi pelantikan Pendeta Maria Tri Susanti, S.Si.
Foto: Prosesi pelantikan Pendeta Maria Tri Susanti, S.Si.

Jombang – GKJW Jemaat Ngoro setelah ditinggal Pendeta Yuedi Emiritus, langsung mendapatkan penggantinya yang baru yang ditugaskan untuk melayani jemaat Ngoro.

Pelantikan Pendeta Maria Tri Susanti, S.Si., dilaksanakan pada hari Minggu (15/9/2024) pukul 16.00 WIB bertempat di GKJW Ngoro.

Foto: Berkat kepada Pendeta Maria Tri Susanti, S.Si.
Foto: Berkat kepada Pendeta Maria Tri Susanti, S.Si.

Ibadah pelantikan dipimpin langsung oleh Pendeta Patria Yusak utusan dari Majelis Agung GKJW dan prosesi pelantikan berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

Turut hadir dalam ibadah pelantikan Pendeta Maria adalah seluruh pendeta dalam lingkup pelayanan MD Jombang SB, Pendeta Emeritus yang berada di wilayah Jombang dan sekitarnya, warga jemaat Ngoro, para undangan tamu dari jemaat Klanting, Forkopincam setempat, Lurah, dan perangkat tingkat RT, juga para undangan lainnya.

Foto: Penerimaan tanda pelayanan.
Foto: Penerimaan tanda pelayanan.

Sesuai dengan Keputusan Sidang Majelis Agung ke-122 tahun 2024 di GKJW Wonorejo Bantur Malang tentang permutasian tenaga pelayan pendeta, diputuskan bahwa Pendeta Maria Tri Susanti, S.Si., dimutasikan dari GKJW Jemaat Klanting (MD Mojokerto SB) menuju ke GKJW Jemaat Ngoro (MD Jombang SB).

Dengan masuknya Pendeta Maria ke Ngoro, kebutuhan tenaga pelayan di MD Jombang SB terpenuhi semua dari jumlah 12 jemaat yang ada, ditambah satu Pendeta Rumah Sakit.

Dalam khotbah pertamanya di GKJW Jemaat Ngoro, Pendeta Maria mengambil tema “Berjalan Bersama dengan Rencana Tuhan” yang diambil dari Injil Markus 8 : 33.

Foto: Pendeta Maria saat penandatanganan SK dan para warga yang hadir dan Majelis Jemaat.
Foto: Pendeta Maria saat penandatanganan SK dan para warga yang hadir dan Majelis Jemaat.

“Dalam mengikut Tuhan kita harus mengenal betul pilihan-pilihan yang sudah kita tetapkan dan kita harus tahu betul resiko yang akan kita terima, seperti Tuhan Yesus yang datang ke dunia dan rela mati di kayu salib untuk kita semua. Mengikut Tuhan Yesus memang tidak mudah, banyak tantangan yang selalu harus dihadapi,” jelasnya.

Di akhir khotbah Pendeta Maria mengajak jemaat untuk berjalan bersama dengan kehendak dan rencana Tuhan, berjalan bersama mencari melalui jalan salib, berjalan bersama menanggung penderitaan dan menerima salibnya menuju kehidupan yang kekal demi kemuliaan nama Tuhan.

Foto: Berkat dari Pendeta Maria.
Foto: Berkat dari Pendeta Maria.

“Mari kita letakkan segala sesuatu yang menghambat kita, mari kita terus mengundang Tuhan dalam setiap pikiran kita sehingga kita tidak berjalan dengan ego dan segala pikiran kita melainkan berjalan bersama sesuai dengan apa yang di pikiran Allah kepada kita,” tambahnya.

Dalam ibadah pelantikan juga diisi dengan berbagai persembahan pujian dan tarian dari warga jemaat dan tamu undangan, mulai dari anak-anak sampai yang lanjut usia.

Foto: Para pengisi acara dalam ibadah pelantikan Pendeta Maria di GKJW Ngoro.
Foto: Para pengisi acara dalam ibadah pelantikan Pendeta Maria di GKJW Ngoro.

Sukacita yang luar biasa dirasakan semua warga jemaat Ngoro, karena telah menerima Pendeta Maria sebagai pendeta baku di GKJW Jemaat Ngoro. Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan dari Majelis Agung dalam sambutannya dan memberikan selamat kepada Pendeta Maria dan selamat melayani gerejanya bersama-sama warga jemaat Ngoro.

Sambutan dari perwakilan Forkopincam juga memberikan selamat kepada pendeta baru, ucapan selamat bergabung dengan semua warga dan pemerintahan yang ada di Ngoro, dan didoakan semoga dapat terus terjalin kerjasama yang baik antara gereja, pendeta dan pemerintah setempat seperti sebelum-sebelumnya.

Penulis: BARA MEGA R.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *