112 Mahasiswa Program Pascasarjana UWP Surabaya Diwisuda di Dyandra Convention Center

Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya menggelar Wisuda Program Pascasarjana Semester Gasal Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 19 April 2025, di Dyandra Convention Center, Surabaya. Sebanyak 112 wisudawan resmi menyandang gelar magister dari tiga program studi, yakni Magister Manajemen, Magister Administrasi Publik, dan Magister Hukum.

Pelaksanaan wisuda kali ini berlangsung di tengah suasana istimewa, karena diapit oleh dua hari libur nasional, yaitu Jumat Agung (18 April) dan Hari Paskah (20 April).

Rektor UWP Surabaya, Dr. Budi Endarto, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan serta menekankan pentingnya peran lulusan magister dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

“Dengan gelar magister, saudara memiliki nilai tambah, namun juga menghadapi tanggung jawab dan tantangan yang tidak ringan. Saya percaya, para lulusan memiliki kreativitas dan kemampuan untuk beradaptasi,” ujar Rektor.

Salah satu momen menarik dalam wisuda kali ini adalah adanya empat pasangan suami istri yang lulus bersama. Fenomena tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan kekuatan kebersamaan dalam menempuh pendidikan tinggi.

Selain itu, kisah inspiratif datang dari Adv. Moch. Imron Afandi, S.H., M.H., lulusan Magister Hukum yang merupakan putra seorang petani asal Balongpanggang, Gresik. Dalam tesisnya, ia mengangkat tema perlindungan hukum bagi pegawai honorer yang tidak diangkat menjadi ASN berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023.

Dalam wawancara, Imron menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga, dosen, serta pihak kampus. Ia berharap ilmu yang didapat dapat memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Direktur Program Pascasarjana UWP Surabaya, Dr. Ir. Indra Prasetyo, M.M., dan Ketua Program Studi Magister Hukum, Dr. Suwarno Abadi, S.H., M.Si., turut hadir dalam acara tersebut bersama jajaran civitas akademika.

UWP Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjadi universitas terkemuka dalam pengembangan sociopreneurship berbasis riset menuju tahun 2030.

Penulis: TIM S.OEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *