TIDAR, GEKRAF, PERSATUAN WARTAWAN OLAHRAGA DAN KOPURA AUDIENSI DENGAN KAPOLRES JOMBANG

Tiga organisasi dan satu komunitas kepemudaan ini melakukan audiensi dengan Kapolres Jombang dan diterima dengan penuh keakraban hingga saling mendoakan dan saling menaruh harapan.

GEKRAF, Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional merupakan gerakan masyarakat dan para pelaku ekonomi kreatif yang memiliki visi bersama yakni belajar, bersinergi, berdaya guna dan menjadikan ekonomi kreatif sebagai masa depan Indonesia. Gekraf Pengurus Kab. Jombang kemarin (18/02/2025) melakukan audiensi dengan Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR.

Achmad Fachruddin Ketua Umum GEKRAF Jombang disambut langsung oleh Kapolres dan jajarannya di ballroom Polres Jombang. Keduanya memimpin jalannya audiensi. Ia menyampaikan jika GEKRAF menyuguhkan harapan masyarakat dalam rangka meningkatkan daya dan kemampuan ekonomi masyarakat.

GEKRAF menghadirkan program-program yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka, ide ekonomi kreatif mereka tuangkannya dalam sebuah event dimana disitu bisa atau memberi kesempatan pada pelaku usaha kecil menengah untuk tumbuh.

“Di Jombang dulunya atau sebelum kami terbentuk itu tidak pernah ada konser, sehingga banyak anak muda dan pelaku ekonomi muda lari keluar Jombang yang menganggap kota atau kabupaten lain lebih open minded dan kesempatan lebih terbuka lebar disana,” ujarnya.

“Hal itu terbukti ketika kita menyelenggarakan Dialog Cinta yang pertama antusiasme masyarakat sangat tinggi dan mereka merasa Jombang telah terbuka dan mulai berubah untuk tidak membatasi diri dengan dikotomi ‘Santri’ yang seharusnya bukanlah menjadi label,” tambahnya dengan sangat yakin.

“Maka kenapa konser Deny Caknan diadakan di Kota Jombang, ya karena Jombang memiliki penikmat dangdut yang tinggi dan tipe dangdut yang dikatakan The God of Broken Heart sebagai penerus Didi Kempot sangat dirindukan untuk diselenggarakan di Kota Santri ini,” jelas pria yang juga Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Jombang.

AKBP Ardi Kurniawan pun menyambut baik dan sangat mendukung dengan latar belakang diselenggarakannya acara konser tersebut. Hanya saja dia tidak mau dan tidak ingin konser artis besar tersebut menjadi event yang dapat mengorbankan banyak orang di lapangan, maka dia minta Event Organizer memiliki konsep keamanan yang sangat matang.

Kapolres Jombang menjelaskan bahwa untuk personil keamanan itu tanggung jawab Polres dan mekanisme serta jumlah personil yang terlibat adalah otoritas penuh Polres Jombang.

Penulis: DEDY F. ROSYADI, S.Pd., M.Pd.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *