SPBU Singkil Utara Diduga Prioritaskan Agen Jerigen, Nelayan Kesulitan Dapat BBM

Singkil Utara, 6 Juli 2025 — Sejumlah nelayan di Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, mengeluhkan kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU setempat. Diduga, BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan justru lebih dahulu dijual kepada agen-agen pengecer berjerigen.

Kondisi ini membuat para nelayan kerap kehabisan minyak untuk melaut. Padahal, SPBU tersebut diketahui didirikan dengan tujuan mendukung kebutuhan operasional para nelayan.

“Minyak baru beberapa hari masuk ke SPBU, tapi sudah langsung habis. Kami tidak kebagian karena sudah diborong agen jerigen,” ujar salah seorang nelayan kepada media.

Menurut informasi warga, ada dugaan bahwa pihak pengelola SPBU sengaja bekerja sama dengan agen-agen jerigen dan bahkan menghubungi mereka lebih dulu ketika pasokan BBM datang.

“Sering kali saat tangki pengisian tiba, pihak SPBU menelpon para agen jerigen supaya segera datang mengambil minyak. Kami, nelayan kecil, akhirnya tidak kebagian,” keluh seorang nelayan lainnya.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat merusak tujuan awal pendirian SPBU tersebut yang ditujukan untuk mendukung perekonomian nelayan di wilayah pesisir Aceh Singkil.

Para nelayan berharap adanya perhatian dan pengawasan dari pemerintah daerah Kabupaten Aceh Singkil, terutama di Kecamatan Singkil Utara, terhadap distribusi BBM di SPBU tersebut agar lebih adil dan tepat sasaran.

“Kami berharap pemerintah tidak tutup mata. Jangan sampai nelayan hanya dijadikan alasan untuk mendirikan SPBU, tetapi kenyataannya kami justru dirugikan,” pungkas salah seorang warga.

Penulis: RAFI PRATAMAEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *