SMAS Pelita Karya sukses melaksanakan simulasi ujian akhir sekolah berbasis Computer-Based Test (CBT) yang terintegrasi dengan penggunaan handphone Android milik siswa. Simulasi yang berlangsung pada 21–22 Maret 2025 ini diikuti oleh 72 siswa dari tiga rombongan belajar: IPA, IPS 1, dan IPS 2.
Pelaksanaan ujian berbasis digital ini mendapat respons positif dari siswa. “Simulasi ini sangat baik. Kami bisa mengikuti ujian menggunakan handphone Android yang terhubung dengan WiFi sekolah,” ujar Hendrika Obe, salah satu peserta.
Ketua panitia ujian, melalui sekretaris Yosepha M. Aomenu, S.Pd., menjelaskan bahwa keterbatasan komputer mendorong pemanfaatan handphone Android siswa agar proses ujian lebih efisien. Sementara itu, Kepala Sekolah SMAS Pelita Karya, Alexander Salu, S.Pd., menegaskan bahwa simulasi ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan transformasi digital di sekolah.
Keberhasilan simulasi ini membuktikan potensi besar penggunaan aplikasi CBT dalam penyelenggaraan ujian. SMAS Pelita Karya berencana menerapkan sistem ini secara penuh pada ujian akhir mendatang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang siap menghadapi era digital.













