JOMBANG — Pemerintah Kabupaten Jombang mengawali hari kerja pertama di tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Dalam Apel Kerja Awal Tahun yang digelar di Lapangan Pemkab Jombang, Jumat (2/1) pagi, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., memaparkan data membanggakan terkait peningkatan disiplin pegawai serta rentetan penghargaan bergengsi yang diraih sepanjang tahun 2025.
Apel ini dihadiri oleh Wakil Bupati Salmanudin, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, serta seluruh jajaran Kepala OPD dan staf di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.
Disiplin Meningkat, Angka Pelanggaran Merosot Tajam
Bupati Warsubi mengungkapkan bahwa integritas ASN di “Kota Santri” menunjukkan tren positif yang signifikan. Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, angka pelanggaran disiplin PNS menurun drastis menjadi 23 kasus, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 39 kasus.
Rincian sanksi yang dijatuhkan pada tahun 2025 meliputi:
-
Hukuman Ringan: 15 orang
-
Hukuman Sedang: 4 orang
-
Hukuman Berat: 4 orang
Selain itu, angka pengajuan izin perceraian ASN juga menurun dari 37 pengajuan pada 2024 menjadi 26 pengajuan pada 2025. “Disiplin bukan untuk membatasi, tapi menjaga agar langkah kita tetap di jalan yang benar. Saya ingin kedisiplinan tumbuh karena tanggung jawab kepada masyarakat, bukan karena takut sanksi,” tegas Bupati Warsubi.
Tahun Gemilang: Banjir Penghargaan Nasional
Dalam amanatnya, Bupati juga mengapresiasi kerja keras kolektif yang membuahkan puluhan penghargaan tingkat provinsi hingga nasional selama tahun 2025. Beberapa capaian prestisius tersebut di antaranya:
-
Opini WTP dari BPK RI untuk ke-12 kali berturut-turut.
-
Predikat Pelayanan Prima dari Kemenpan-RB (Peringkat 7 Nasional).
-
Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kemendagri.
-
Top Pembina BUMD 2025 dan Daerah Koperasi Go International.
-
Intervensi Stunting Terbaik Regional I dari ADINKES.
Capaian lainnya meliputi penghargaan di bidang Industri Hijau, Perlindungan Konsumen, Kabupaten Layak Anak Madya, hingga inovasi SI-LAJANG yang masuk dalam Finalis Top 45 Kovablik Jawa Timur.
Target 2026: Jangan Cepat Berpuas Diri
Meski dibanjiri prestasi, Bupati Warsubi mengingatkan seluruh perangkat daerah bahwa penghargaan hanyalah bonus. Indikator keberhasilan sejati tetap berpatokan pada kepuasan masyarakat.
“Prestasi ini harus menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab agar ke depan kita bekerja lebih inovatif. Jangan cepat berpuas diri,” ujarnya.
Bupati menutup arahannya dengan mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua” di sepanjang tahun 2026.













