Seorang pemuda asal Dusun Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di area kebun talas, Selasa (15/7/2025). Jasad korban yang diketahui berinisial PS (25) ditemukan sudah membusuk dan nyaris tinggal kerangka.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani lansia yang hendak memanen talas di kawasan kebun yang cukup terpencil dan jauh dari permukiman warga. Namun, karena takut, petani tersebut baru melaporkan temuannya kepada keluarganya pada Selasa pagi.
“Baru berani cerita Selasa pagi ke saudaranya, saking takutnya,” kata Kepala Dusun Jatiduwur, Mu’adi.
Warga bersama perangkat desa kemudian menelusuri lokasi yang dimaksud dan menemukan jasad korban dalam posisi tergantung pada dahan pohon. Di dekat jasad, ditemukan sebuah tas berisi selembar foto dan secarik kertas berisi nomor telepon yang mengarah pada identitas keluarga korban.
Setelah dihubungi, kakek korban datang ke lokasi dan membenarkan bahwa korban adalah cucunya yang telah dilaporkan hilang selama lebih dari satu bulan.
“Menurut kakeknya, korban habis putus cinta, lalu pergi dari rumah dan tidak pernah kembali,” ujar Mu’adi.
Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan bahwa kondisi korban memang sudah membusuk dan penuh belatung, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
“Memang kondisinya menggantung, tapi apakah ini murni bunuh diri, masih kami dalami,” jelasnya.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk keperluan visum lebih lanjut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari keluarga dan saksi guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa ini.












