Bencana alam tanah longsor yang terjadi di kawasan Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang masih menyisakan duka dan trauma bagi masyarakat terkhusus keluarga korban. Tragedi tanah longsor tersebut menimbulkan 33 korban, yakni 10 korban meninggal dan 23 orang luka-luka.
Terkait dengan tragedi tersebut komunitas Forum Masyarakat Nasional (FORMANAS) melakukan aksi damai yang terpusat di Kantor Gubernur Sumut dan Kantor DPRD Sumut dengan massa yang bergerak diperkirakan 1000 orang.
Saat ditemui di kawasan Jl. Jamin Ginting di bawah flyover Kota Medan, Iwan Depari koordinator aksi damai tersebut mengatakan, “Hari ini kami melakukan teatrikal untuk melakukan aksi besok pada 18 Desember 2024. Massa akan long march dari Pasar Lauchi sampai ke Kantor Gubernur Sumut dan berakhir di Kantor DPRD Sumut. Tuntutan kami adalah penuntasan Bronjong Medan – Berastagi sebelum 25 Desember 2024, segera wujudkan jalan layang Medan – Berastagi, dan berikan jaminan rute Medan – Berastagi aman dilalui,” tegasnya.
“Pada tahun 2019 silam aksi sudah pernah dilakukan tapi sampai saat ini belum ada realisasi dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sehingga kami kembali akan melakukan aksi damai,” tutupnya.














