Bentuk Karakter Sejak Dini, Bupati Pemalang Buka Lomba Pesta Siaga Kwarcab 2026 di SLB Pemalang

PEMALANG — Semangat kepanduan menyelimuti Sekolah Luar Biasa (SLB) Pemalang saat ratusan Pramuka Siaga berkumpul untuk mengikuti Lomba Pesta Siaga Tingkat Kwarcab Pemalang Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat persaudaraan serta menanamkan nilai-nilai Dwisatya dan Dwidarma sejak usia dini.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., yang hadir memberikan motivasi langsung kepada para peserta didik.

Empati di Tengah Sukacita Kepramukaan

Di awal sambutannya, Bupati Anom mengajak seluruh hadirin untuk sejenak mengheningkan cipta dan mengirimkan doa bagi warga yang terdampak musibah tanah longsor di wilayah sekitar.

“Mari kita bersama-sama mendoakan adik-adik dan rekan kita yang terkena musibah tanah longsor, semoga mereka diberikan kekuatan, kesabaran, dan keselamatan oleh Allah SWT,” ungkap Bupati dengan nada penuh empati.

Pesta Siaga: Fokus Karakter, Bukan Sekadar Juara

Bupati menegaskan bahwa esensi dari Pesta Siaga bukanlah kompetisi untuk memperebutkan piala semata, melainkan sebuah proses pembentukan mentalitas generasi muda yang tangguh.

“Kegiatan ini tidak harus selalu tentang menjadi juara. Yang utama adalah momentum untuk membentuk karakter. Jangan lupa untuk tetap taat beribadah, karena iman adalah pondasi utama dalam menjalani kehidupan,” pesan Bupati Anom kepada para Pramuka Siaga.

Wahana Pembinaan Mental dan Spiritual

Ketua Kwarcab Pemalang, Kak Sukarso, S.H., menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap Gerakan Pramuka. Ia menekankan bahwa Pesta Siaga merupakan instrumen penting dalam pembinaan fisik dan spiritual.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi yang berdisiplin, mandiri, dan berakhlak mulia. Pesta Siaga adalah laboratorium mini bagi anak-anak untuk belajar sportivitas dan kerja sama tim,” jelas Kak Sukarso.

Pesta Siaga Kwarcab Pemalang 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi, sesuai dengan marwah Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *