Ade Armando Ditunjuk sebagai Komisaris PLN Nusantara Power

Jakarta — Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power, anak perusahaan dari PT PLN (Persero). Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pekan ini di Jakarta.

Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh Ade Armando, yang menyatakan telah menjalani serah terima jabatan pada Kamis (3/7/2025). “Sudah resmi. Serah terima jabatan dilakukan Kamis lalu,” ujar Ade dalam keterangan kepada media.

Nama Ade Armando tercantum dalam susunan dewan komisaris terbaru yang diumumkan oleh PLN Nusantara Power. Dalam struktur baru tersebut, ia bergabung bersama lima komisaris lain, yakni Edi Srimulyanti selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, serta Suharyono, M. Pradana Indraputra, Adam Muhammad, dan Muhammad Syafi’i.

Ade Armando dikenal sebagai akademisi dan pegiat media sosial yang kerap menyuarakan dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo. Ia juga aktif dalam berbagai diskusi publik serta terlibat dalam kegiatan politik melalui PSI.

Penunjukan ini turut menuai sorotan publik mengingat latar belakang Ade sebagai figur kontroversial di media sosial. Meski demikian, pihak PLN Nusantara Power belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar pertimbangan penunjukannya sebagai komisaris.

Dalam struktur direksi terbaru PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah ditetapkan sebagai Direktur Utama. Posisi direktur lainnya diisi oleh M. Irwansyah Putra, Teguh Widhi Harsono, TB Ari Wibawa Mukti, Dwi Hartono, dan Komang Parmita.

Menurut laporan media nasional, posisi komisaris PLN Nusantara Power disebut memiliki honorarium sebesar Rp106,92 juta per bulan, belum termasuk tunjangan transportasi dan fasilitas lainnya.

PLN Nusantara Power merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik. Perusahaan ini berperan penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional, khususnya melalui pengelolaan pembangkit berbasis energi fosil dan gas.

Penulis: TIM S.OEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *