Abishai Ratri Tunggadewi, Bintang Kecil dari Jombang yang Bersinar di Shukaido Open Series 1 2025

Sorak-sorai di GOR Ken Arok, Malang, membahana pada akhir pekan lalu saat ratusan atlet karate muda dari seluruh penjuru Jawa Timur berkumpul dalam ajang Shukaido Open Series 1 Tahun 2025. Di tengah gemuruh kompetisi itu, satu nama bersinar terang—Abishai Ratri Tunggadewi, atlet cilik asal Jombang yang berhasil menyabet medali emas di nomor kata perorangan usia dini putri.

Dengan penuh percaya diri, Abishai turun membawa nama UD Karate, klub yang menjadi tempatnya menempa diri. Meski hanya mengikuti satu nomor, tekad dan semangat yang ia bawa tidak main-main. Dalam pertandingan itu, Abishai bukan hanya menang—dia memukau.

Di babak semifinal, Abishai mengalahkan lawannya telak dengan skor sempurna 5-0. Laju kemenangannya tak terbendung hingga babak final, di mana ia menghadapi atlet dari tim UNESA. Dengan komposisi skor 4-1, empat bendera biru dikibarkan untuk Abishai—tanda mutlak kemenangan.

“Performa Abishai sangat luar biasa hari ini. Tenang, fokus, dan tekniknya matang untuk kelas usia dini,” ujar salah satu pelatih UD Karate yang hadir mendampingi.

Kemenangan ini tak hanya menyumbang emas bagi timnya, tapi juga menyulut semangat bagi para pendukung dan keluarganya yang selalu setia mendoakan di tiap event yang diikuti.

Ajang Shukaido Open Series 1 2025 sendiri diikuti oleh sekitar 500 atlet dari berbagai daerah. Kejuaraan ini tak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga seleksi bibit-bibit muda karateka yang akan mendapatkan pembinaan dan potensi beasiswa untuk pengembangan karier mereka di masa depan.

“Kejuaraan ini menjadi gerbang awal untuk mengantarkan para atlet muda menuju pentas nasional, bahkan internasional,” ungkap Ketua Pelaksana saat membuka kegiatan.

Bagi Abishai Ratri Tunggadewi, kemenangan ini adalah langkah kecil dari perjalanan panjang. Tapi dari langkah kecil ini, telah lahir harapan besar. Ia telah menunjukkan bahwa dengan latihan konsisten, dukungan keluarga, dan semangat juang tinggi—anak daerah pun bisa bersinar terang.

Penulis: TIM PWOEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *