Jombang – Konflik sosial yang menimbulkan perpecahan haruslah di antisipasi oleh semua pihak, dari dasar itu Bakesbangpol Kabupaten Jombang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial Melalui Pencegahan Berkembangnya Radikalisme dan Aksi Terorisme di Kabupaten Jombang bertempat di Pendopo Kecamatan Plandaan (11 Juni 2024).
Suparno, S.H selaku Camat Plandaan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran peserta sosialisasi yang penuh, serta sangat berterimakasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol Kabupaten Jombang.
Drs. Anwar, MKP, selaku Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang dalam sambutannya mengucapkan, “Kami mohon maaf kegiatan seperti ini stagnan dengan alasan fokus terhadap pelaksanaan pemilu di Kabupaten Jombang, semoga Kecamatan Plandaan menjadi kecamatan yang kondusif, mari kita bersama-sama saling menjaga lingkungan dengan harapan agar kehidupan kita merasa nyaman, tentram dan kondusif,” ujarnya.
AKP Pranan Edi, S.H, M.H , selaku Kasat Binmas Polres Jombang sebagai narasumber dengan gayanya yang khas layaknya Cover Boy dalam materi Peran Kepolisian dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Konflik Sosial dalam kutipannya, “Konflik sosial terjadi karena adanya pelanggaran hukum yang disebabkan adanya perbedaan yang menimbulkan keresahan, maka kepolisian hadir untuk memberikan edukasi serta sebagai pengayom dan pelindung masyarakat untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan damai,” paparnya.
Dr. Mohammad Faridz (Universitas Darul Ulum Jombang) sebagai narasumber kedua dengan tema Berikhtiar Meminimalkan Konflik di Masyarakat Menjelang Pilkada 2024. Dr. Mohammad Faridz berharap agar Pemilu, Pileg kemarin menjadi pelajaran yang terbaik bagi kita semua. “Mari kita selalu khusnudhon atau berprasangka baik dalam segala hal agar tidak terjadi konflik serta mengedepankan sikap toleran yang berarti menerima perbedaan, jalankan Pilkada tahun 2024 dengan demokratis, jujur dan amanah agar tidak terjadi perpecahan,” pungkasnya.














