Kabupaten Bandung – Ketua DPP Partai Golkar yang juga Ketua Pemenangan Pemilu Pulau Jawa, Ir. M.Q. Iswara, menegaskan bahwa Partai Golkar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Bandung, akan maju sebagai Calon Bupati. Hal tersebut dikatakannya kepada awak media disela kegiatan Diskusi Politik Nasional Pemuda dan Proteksi Pilkada 2024 yang diselenggarakan oleh gabungan LSM Pemuda Lumbung Aspirasi Rakyat (LIRA), Gerakan Muda Memimpin (MGM) dan Landscape Politik Lokal Indonesia di Rolun Coffee & Pastry. Jl.Cijagra No.8 Bojongsoang Kabupaten Bandung pada hari Senin (27/5/2024).
Lebih lanjut Iswara mengungkapkan bahwa terkait pilkada di Kabupaten Bandung, dirinya telah menyerahkan hasil survey tentang Sugiharto (Kang Sugih) dan Pak Sahrul Gunawan. Ia meminta mereka mempelajari hasil survey itu dan untuk menindak lanjutinya dimana yang sudah lebih baik diteruskan dan yang kurang diperbaiki.
“Jadi sampai hari ini masih ada dua nama sebagai bakal calon Bupati yaitu Sugih dan Sahrul, kita akan minta mereka untuk terus bekerja menyapa rakyat, meneruskan perjuangan aspirasi rakyat,” kata Iswara.
Iswara juga menyampaikan bahwa dua bulan kedepan DPP Partai Golkar akan melakukan survey kembali untuk memutuskan kader mana yang lebih pantas, yang jelas mereka maju dari Golkar sebagai Calon Bupati.
Sementara terkait hasil dari pada kegiatan Diskusi Politik Nasional Pemuda ini, Iswara menginginkan generasi muda yang masih mempunyai semangat yang tinggi.
“Jangan sekedar diskusi tanpa makna dan terus selesai disitu saja, akan tetapi harus ada rekomendasi yang konkrit, misalnya minta quota pemuda dalam ikut serta menentukan arah kebijakan pembangunan nasional, karena pemilih pemuda itu hampir 54 % dari total pemilih nasional, dari 204 juta pemilih nasional dari seluruh Indonesia, 105 juta itu adalah pemuda jadi pemuda berhak meminta misalnya untuk jatah mentri, maju jadi Kepala Daerah atau Gubernur,” ujarnya.
“Harus ada rekomendasi dari kegiatan ini, meminta nama afirmasi action supaya pemerintah juga membuat aturan politik dalam mengusung Calon Kepala Daerah agar ada dari generasi mudanya,” pungkas Iswara.












